Tingkatan Kinerja Guru PAUD

Tingkatan Kinerja Guru PAUD

  Rabu, 11 January 2017 09:30
LANTIK: Bupati Kubu Raya, Rusman Ali melantik puluhan pengurus Himpaudi Kubu Raya. Ashri isnaini/pontianak post

Berita Terkait

​KUBU RAYA – Dari sekitar seribuan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kubu Raya, saat ini yang baru masuk data base atau daftar pokok tenaga pendidik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya baru sekitar 924 orang. 

“Dari 924 orang itu yang PNS hanya sekitar 25 orang saja, selebihnya merupakan tenaga honor atau kontrak,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya, Frans Randus usai menghadiri pelantikan Pengurus Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini  

(Himpaudi) Kubu Raya, Selasa (10/1) di Aula Kantor Bupati Kubu Raya. 

Untuk mengetahui secara detail jumlah guru PAUD, Frans Randus menegaska pihaknya akan kembali mendata secara rinci jumlah tenaga pendidik PAUD di Kubu Raya. “Setelah didata dan diakomodir ke dalam daftar pokok tenaga pendidik, maka akan mudah bagi kami untuk memantau sekaligus menyalurkan jika sewaktu-waktu ada bantuan atau stimulus lainnya bagi guru PAUD,” jelas Frans Randus. 

Upaya peningkatan kualitas pendidikan kata Frans, juga diukur dari keberhasilan para tenaga pendidik tingkat PAUD termasuk TK dalam mendidik anak-anak di Kubu Raya. Karenanya pemerintah daerah setempat berupaya untuk terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan mulai dari tingkat PAUD dan TK. 

Ditanya mengenai insentif yang diberikan bagi guru PAUD, kata Frans saat ini Pemerintah Kabupaten Kubu Raya baru bisa menganggarkan insentif sebesar Rp250 ribu per bulan bagi para guru honor PAUD. “Kalau  dilihat dari jumlah memang kecil, namun jika dikalkulasikan untuk insentif ini saja dalam setahun Pemkab harus mencarikan anggaran sekitar Rp2,7 miliar bagi guru honor di PAUD,” jelasnya. 

Meski insentif yang disediakan kecil, namun Frans Randus berharap tidak mengurangi semangat kerja para guru PAUD untuk mencetak generasi cerdas dan berkualitas di Kubu Raya. 

Menanggapi masih kecilnya insentif bagi guru PAUD, Bupati Kubu Raya, Rusman Ali mengakui jika alokasi anggarannya memang masih kecil. Namun dia berharap para guru PAUD di Kubu Raya bisa bersyukur dengan insentif yang diberikan, karena hingga saat ini masih ada beberapa daerah lain yang belum bisa mengalokasikan anggaran untuk insentif bagi guru PAUD. “Kalau rencana untuk menambah insentif ada, namun balik lagi, anggaran yang dimiliki pemerintah kabupaten ini terbatas,” ungkapnya. 

Kendati mengaku belum bisa meningkatkan anggaran bagi insentif guru PAUD, namun Rusman Ali mengatakan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya akan terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan mulai di tingkat PAUD melalui kebijakan lain yang dinilai mampu mendorong perbaikan sumber daya manusia tenaga pengajar di tingkat PAUD. 

Dikesempatan yang sama, Rusman Ali juga para pengurus Himpaudi Kubu Raya dan tenaga pengajar PAUD lainnya, agar terus memberikan konstrbusi dalam memperbaiki kualitas pendidikan di Kubu Raya. 

“Sebenarnya tidak hanya tenaga pendidik, namun peran maksimal dari orang tua untuk  turut mengajar, mengawasi dan membimbing anaknya juga penting, karena waktu anak itu lebih banyak di rumah dibanding di sekolah,” paparnya.  

Rusman Ali berharap dengan adanya peran serta dan pengawasan optimal dari orang tua, maka akan lebih mudah untuk mengarahkan anak-anak agar menjadi generasi berakhlak mulia dan memiliki kualitas sumber daya manusia yang handal. (ash) 

Berita Terkait