Tinggalkan Predikat Daerah Tertinggal

Tinggalkan Predikat Daerah Tertinggal

  Kamis, 24 March 2016 19:33
MUSREMBANG: Bupati Kayong Utara Hildi Hamid saat memberikan sambutan pada kegiatan Musrembang tingkat Kabupaten Kayong Utara, kemarin (23/3) di Balai Praja Sukadana. HUMASKAB FOR PONTIANAK POST

Berita Terkait

SUKADANA – Bupati Kayong Utara Hildi Hamid menginformasikan bahwa Kabupaten Kayong Utara masuk nominasi untuk kategori sebuah daerah yang akan keluar dari predikat daerah tertinggal. Masuknya Kayong Utara ke dalam nominasi kategori tersebut, menurut dia, terkait dengan penilaian dari Kementerian Daerah Tertinggal terhadap RKPD Kayong Utara. Informasi tersebut disampaikan Bupati saat memberi sambutan pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tingkat Kabupaten, yang diselenggarakan di Balai Praja Kantor Bupati, Rabu (23/3). Tema Musrenbang kali ini mengambil judul: Melalui Musrenbang RKPD tahun 2017, kita tingkatkan kualitas Pembangunan Kabupaten Kayong Utara.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Anggota DPRD Kabupaten Kayong Utara, para pejabat di Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kayong Utara, Staf Ahli Setda Provinsi Kalimantan Barat, serta Kepala Bappeda Kabupaten Kayong Utara. Selain itu hadir seluruh kepala camat dan kepala desa serta kepala dinas terkait yang ada di Kabupaten Kayong Utara.

Musrenbang dalam rangka penyusunan RKPD Kabupaten Kayong Utara 2017 ini, dilaksanakan untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi, dan kesepakatan terhadap Rancangan RKPD. Hal ini disampaikan Tasfirani, sekretaris Bappeda Kabupaten Kayong Utara, yang ditunjuk sebagai Panitia Musrenbang. Musrenbang RKPD, sambungnya, menghasilkan daftar prioritas kegiatan, yang sudah dipilah menurut sumber pendanaan. Kelak, dia menambahkan, daftar prioritas tersebut akan digunakan sebagai bahan pemutakhiran Rancangan RKPD menjadi Rancangan Akhir RKPD untuk  penyusunan anggaran tahunan.

“Sementara itu, Musrenbang tingkat Kabupaten ini bertujuan untuk menyelaraskan program dan kegiatan prioritas pembangunan daerah Kabupaten, dengan arah kebijakan, prioritas, dan sasaran pembangunan Provinsi dan nasional, serta usulan program dan kegiatan Musrenbang tingkat kecamatan dan desa,” tutur Tasfirani.

Musrenbang yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah melalui Bappeda ini merupakan kali ketiga, yang telah dilakukan oleh kepemimpinan Hildi Hamid selaku Bupati dan Idrus sebagai Wakil Bupati. Hal ini dikemukakan Bupati di awal sambutannya.

Ditambahkan Bupati bahwa pelaksanaan Musrenbang RKPD dilakukan dengan memperhatikan hasil pembahasan antar forum, rancangan renja SKPD dan RPJMD Kabupaten Kayong Utara tahun 2013 – 2018, kinerja pembangunan tahun berjalan, dan masukan dari para peserta.

“Musyawarah Perencanaan Pembangunan yang dilaksanakan pada kali ini, janganlah dianggap sebagai sebuah rutinitas belaka. Selain itu masih banyak saya terima laporan dari masyarakat, adanya usulan-usulan pembangunan dari mereka yang telah beberapa kali mereka usulkan belum pernah diakomodir oleh intansi terkait,” kata Hildi.

Dia berpesan kepada seluruh SKPD dan para peserta yang hadir, untuk benar-benar memperhatikan dengan teliti, aspirasi maupun usulan yang bersumber dari masyarakat. Namun, dia juga mengingatkan untuk perlu memperhatikan agar usulan serta aspirasi tersebut tidak saling tumpang tindih dalam hal kewenangan. (dan/Humas)    

 

Berita Terkait