Tinggalkan Perbankan demi Aquascape

Tinggalkan Perbankan demi Aquascape

  Senin, 4 April 2016 09:01
AQUASCAPE: Prakoso Susilo yang berawal dari hobi kini menjadi matapencaharian.

Berita Terkait

PRAZ, sapaan akrabnya, sangat ramah menyambut Pontianak Post ketika mampir ke gerai miliknya di Jalan Sungai Raya Dalam, Ruko Komplek Sejahtera Indah No 4. Letaknya di tepian jalan tidak menyulitkan siapapun untuk mencarinya.

Begitu masuk ke dalam, Anda langsung disambut deretan aquascape yang didesain dengan berbagai tampilan. Aquascape adalah seni mengatur tanaman air dan batu-batuan, koral, atau kayu apung, secara alami dan indah di dalam akuarium sehingga memberikan efek seperti membuat taman di bawah air.

Bisnis ini dibangunnya setahun terakhir. Seperti perbisnis lainnya, Praz memulainya dari hobi. Awalnya dia hobi memelihara ikan hias. Hobi inilah yang mengantarkan pria ini mengenali tekni berkebun di air.

“Saya melihat ini peluang bagus untuk dikembangkan. Apalagi saya memang hobi, didukung juga dengan permodalan dan tempat, jadi kenapa tidak dikembangkan secara baik,” ungkap Praz.

Dorongan lain yang menguatkan yakni dari Aquascaper di kota seribu parit ini. Sebab ada kendala yang mereka hadapi. Seperti harus mendapatkan barang-barang yang dibutuhkan itu dari luar. Mantan bankir ini juga mengalami hal yang sama.

Jika seperti itu, secara otomatis biaya yang dikeluarkan juga besar. Belum lagi masalah lainnya. Mulai dari ukuran barang yang dibutuhkan tidak sesuai pesanan. Ini disebabkan, pembeli hanya bisa melihat gambar barang yang dibutuhkan. Praz jeli melihat ini dan menganggapnya sebagai peluang usaha yang menjanjikan jika benar-benar digeluti.

“Karena permasalahannya sama, kenapa tidak beli di sini saja dengan harga yang sama di Pulau Jawa. Saya pun berusaha mencari importir dan meyakinkan mereka agar mau mengirimkan barang ke saya. Hasilnya barang bisa datang dengan harga yang terjangkau. Bahkan ada beberapa item barang yang harganya lebih murah dibandingkan di Pulau Jawa dan Jakarta,” jelasnya.

Seiring waktu berjalan, Praz tidak hanya mendatangkan barang-barang yang dari satu importir saja, akan tetapi beberapa importir. Bahkan tidak hanya produk skala nasional, tapi juga dari luar negeri.

Sekarang, Praz menjadi satu-satunya distributor untuk kebutuhan Aquascaper di Pontianak. Agar semakin berkembang, Praz mulai membangun mitra di kota ini. Dia pun tidak hanya menjual barang-barang yang dibutuhkan. Justru siap mengedukasikan konsep-konsep bagi Aquascaper.

Jika anda melihat langsung gerai milik Praz, akan ditemukan berbagai konsep Aquascape yang sudah tuntas dikerjakan. Ini sebagai contoh jika memang ada konsumen yang ingin dibuatkan serupa.

Menurut Praz lama waktu untuk membuat Aquascape beragam. Waktu disesuaikan dengan ukuran dan keinginan konsumen. Paling cepat pembuatannya memakan waktu 20 menit. Untuk benar-benar menjadi tampilan menarik membutuhkan waktu paling tidak satu bulan.

Waktu bisa saja lebih cepat dan itu disesuaikan dengan aquarium yang digunakan. Perlu diketahui, teknik ini tidak menggunakan aquarium yang sembarangan. Praz sampai mendatangkan dari luar Kalimantan hingga luar negeri.

Sisi kualitas menjadi pertimbangan. Jangan khawatir, harga yang ditawarkan juga tidak mahal. Bahkan anda bisa membuat Aquascape dengan biaya tidak sampai satu juta rupiah. “Untuk harga tertinggi tidak ada batasan. Ada yang membuat project ini dengan biaya Rp50 juta, bahkan lebih,” ujar dia.

Praz menilai masyarakat semakin mengenal aquascape. Apalagi tidak ada batasan umur bagi mereka yang hobi dengan teknik berkebun di air ini. Kendati demikian pria yang juga mengajar di perguruan tinggi Widya Dharma ini mengakui untuk anak-anak muda kecenderungan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.

“Sebagai distributor kami tidak hanya sekadar menjual, akan tetapi menjelaskan dan berbagi ilmu kepada mereka yang rasa ingin tahunya tinggi. Beda halnya untuk pebisnis dan pengusaha. Justru lebih cenderung membutuhkan jasa kami. Tak jarang kami membutuhkan bantuan dan komunitas juga. Jadi wajar saja potensi bisnis ini menjanjikan,” terangnya.

Praz pun berencana meningkatkan market share bisnisnya. Artinya tidak hanya memenuhi kebutuhan para aquascaper di kota ini. Dia justru berencana menjalin kerjasama dengan perbankan, restoran, hotel. Tentunya berkonsep menawarkan jasa pembuatan Aquascape. (*)

Berita Terkait