Tilang 207 Pengendara

Tilang 207 Pengendara

  Kamis, 24 March 2016 19:40
PERIKSA KELENGKAPAN: Petugas Satlantas Polres Sambas memeriksa kelengkapan kendaraan roda empat pada operasi simpatik. Operasi berakhir, Satlantas menghadirkan badut untuk sosialisasi. OZY/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

Operasi Simpatik Selesai

SAMBAS – Jajaran Satlantas Polres Sambas menilang sebanyak 207 kendaraan bermotor. Diantaranya tidak melengkapi STNK (148 pengendara), tidak memiliki SIM (45 pengendara) serta pelanggaran kelengkapan kendaraan bermotor (14 kendaraan).

“Operasi Simpatik Kapuas 2016 telah dilaksanakan Satlantas Polres Sambas selama 21 hari. Petugas telah memberikan teguran kepada 419 pengendara dan menilang 207 kendaraan,” kata Kapolres Sambas AKBP Sunario melalui Kasat Lantas Polres Sambas AKP Yober Lisu.

Disampaikan Kasat Lantas Polres Sambas AKP Yober Lisu, operasi simpatik kapuas 2016 juga mengoptimalkan penerapan Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL). Dimana 14 pengendara diberikan teguran karena tidak memiliki surat menyurat. Delapan pengendara melanggar rambu-rambu lalu lintas, 9 pengendara tidak memiliki kelengkapan kendaraan dan 5 pengendara terlibat balapan liar.

Dirincikan, dari jumlah pelanggar, 166 pengendara adalah laki-laki, 41 pengendara perempuan. Berdasarkan latar belakang pekerjaan, terbanyak swasta yakni, 115, 24 pelajar, 27 mahasiswa, 37 petani, enam PNS dan 22 pekerjaan lain-lain.

“Selain memberikan peringatan baik teguran maupun tilang, kita juga mengingatkan pengendara tidak sampai mengulanginya lagi,” katanya.

Disinggung mengenai Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL). Jajaran Satlantas Polres Sambas, berupaya menciptakan tertib marka, rambu, parkir di KTL. Termasuk menghargai para pengguna jalan dalam rangka menciptakan Kamseltibcar lantas di Kabupaten Sambas.

“Kita juga selalu menyerukan, kepada para orang tua tidak membiarkan anak-anaknya yang masih sekolah menggunakan motor, termasuk penggunaan knalpot racing,” katanya.

Selama pelaksanaan operasi simpatik, terutama di jalan-jalan yang ramai. Pihaknya juga menurunkan badut serta mengimbau melalui pengeras suara agar masyarakat dapat mentaati aturan lalu lintas. (fah)

Berita Terkait