Tiga Warga Bangladesh Masuk Tanpa Izin, Coba Kabur Akhinrya Ditangkap

Tiga Warga Bangladesh Masuk Tanpa Izin, Coba Kabur Akhinrya Ditangkap

  Rabu, 13 December 2017 08:26
DIAMANKAN: Tiga warga Banglades masuk ke Indonesia melalui PLBN Entikong tanpa mengikuti prosedur. Mereka akhirnya diamankan dan segera dideportasi ke negaranya.

Berita Terkait

TIGA warga Bangladesh berusaha masuk ke Indonesia tanpa melalui pemeriksaan petugas Imigrasi diPLBN Entikong. Ketiganya berhasil diamankan setelah dilakukan pengejaran.

Sejak diperketatnya pemeriksaan di PLBN Entikong menyebabkan banyak pencegahan atau penolakan terhadap calon TKI illegal maupun warga negara asing yang mencoba menyusup ke perbatasan tanpa melalui pemeriksaan petugas Imigrasi diperbatasan RI-Malaysia.

“Kemarin diamankan tiga orang asal Bangladesh yang berusaha masuk ke Indonesia dengan cara bersembunyi dibus antar negara,” ungkap Kasi Pengawasan dan Penindakan, Tri Hernanda Reza.

Ketiga WNA itu antara lain, Rubel, Hossain SM Rukter dan Ali. Dari ketiganya hanya ada satu saja yang lancar menggunakan bahasa Inggris.

Menurut Reza, WNA asal Banglades tersebut memiliki dokumen (paspor) hanya saja tidak melalui pemeriksaan petugas. Dimana sebelumnya mereka hendak masuk ke Kucing (Sarawak) melalui PLBN Entikong dan diberikan cap keluar, tetapi setibanya di Border Tebedu ketiganya tidak melakukan pemeriksaan pasport dan langsung masuk ke Kucing. Ketika hendak berangkat ke Kuala Lumpur dokumen ketiganya diperiksa dan ditolak keberangkatannya, oleh petugas Imigresen Maaysia karena masuk tanpa mendapatkan cap di Border Tebedu.

“Karena ditolak masuk ke Malaysia, mereka kembali lagi ke Ketebedu untuk meminta cap pasport oleh petugas di Malaysia juga ditolak. Akhirnya kabur ke Indoensia dengan sembunyi di dalam bus,”  ujar Reza.

Sempat terjadi aksi kejar-kejaran dengan bus antar negara yang membawa ketiganya dengan tujuan ke Pontianak, kurang lebih 1 jam pengejaran akhirnya bus bisa diberhentikan dan wna asal Banglades langsung diringkus untuk dideportasi ke negaranya.(agus alfian)

Berita Terkait