Tiga Pemilik Sabu

Tiga Pemilik Sabu

  Kamis, 11 February 2016 09:54
NARKOBA. Kardianto saat diperiksa penyidik di Mapolres Sanggau. (insert) Sabu dan sejumlah barang yang disita polisi. SUGENG/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SATU pria di Kecamatan Tayan Hilir dan dua wanita di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau ditangkap Kepolisian Resor Sanggau karena kedapatan memiliki narkoba jenis sabu dalam bentuk paketan yang disimpan di indekos.

Dari tiga orang tersebut, polisi menemukan 6 paket sabu dan satu butir inex. Polisi lebih dulu menangkap seorang pria bernama Kardianto, 34 tahun dirumahnya di depan SPBU Tayan Hilir dekat simpang ampar jalan ganteng dusun danau teluk desa cempedak. Dari pengakuannya, sabu dan inex tersebut dibeli langsung dari Sugianto, di Kampung Beting, Pontianak.Kepala Satuan Reserse Narkotika Polres Sanggau, Iptu Sukirman mengatakan pada tanggal 8 Februari 2016, pelaku pergi ke Pontianak menemui Sugianto untuk membeli barang. Dia membeli sabu dan satu butir inex dengan harga Rp200 ribu. Setelah mendapatkan barang tersebut dia langsung kembali ke Tayan Hilir.

“Malamnya begitu sampai di Tayan, dia sudah pakai sedikit tu sabu,” ujar dia ditemui harian ini.Dari pengakuannya, dia membeli sabu itu untuk dikonsumsi sendiri. Dan sebagian sudah dikonsumsinya sepulang dari Pontianak. Polisi yang datang kerumahnya Selasa siang kemarin menemukan empat paket sabu dan satu inex dirumahnya. Polisi langsung menggelandang pelaku ke Polres Sanggau bersama barang berupa sabu untuk diperiksa lebih lanjut.

"Saat kami masuk rumahnya, dia nampak kaget dan buru-buru bangun (saat itu sedang baring) dan berusaha membuang sabu tersebut. Dia juga melakukan perlawanan kepada anggota saat akan ditangkap. Namun dapat diatasi," ungkapnya Rabu (10/2).Kardianto, sebelumnya pernah terjerat dalam kasus yang sama. Sebelumnya, dia ditangkap di Bodok, Kecamatan Parindu, juga ditangkap dirumah indekosnya. “Dulu sudah pernah juga dia ni. Sekarang ditangkap lagi dalam kasus yang sama,” katanya.

Sementara itu, pada hari yang sama, Selasa (9/2) itu juga dilakukan penangkapan di Kecamatan Entikong masing-masing atas nama Margareta, 37 tahun dan Oktavia Ica, 31 tahun. Berdasarkan informasi masyarakat, keduanya dicurigai sering melakukan transaksi jual beli narkoba. Kepolisian kemudian mengawasi keduanya.Selasa itu, saat melihat keduanya sedang mengendarai sepeda motor, anggota langsung menghentikannya. Saat ditanya, keduanya akan pergi ke penginapan milik Marselina di Libas, Kecamatan Entikong. Keduanya kemudian diikuti oleh anggota sampai dengan tempat yang dituju. “Sampai disana, dengan disaksikan dua orang saksi, langsung dilakukan penggeledahan,” katanya.

Penggeledahan dikamar pelaku saat itu tidak menemukan narkoba seperti yang dicurigakan. Namun, kepolisian kemudian menggeledah beberapa sudut ruangan rumah indekos tersebut. “Saat anggota menggeledah rumah indekos lebih teliti barulah ditemukan dua paket kecil yang berada didekat pintu. Begitu ditanya baru diakui bahwa itu milik Margareta,” jelasnya.

Sabu tersebut dibeli oleh Margareta dari seorang yang tidak dikenal didaerah Patoka, Kecamatan Entikong. Barang itu dibeli atas permintaan rekannya Oktavia Ica. Kini, pelaku ditahan di Mapolsek Entikong untuk diperiksa lebih lanjut terkait dengan tindak pidananya. “Mereka ditangani oleh Polsek Entikong. Barang sitaan berupa dua paket sabu juga ditangani oleh polsek setempat,” ujar dia.

Sukirman menambahkan, sampai dengan Bulan Februari 2016 sudah ada enam kasus tindak pidana narkotika yang diungkap oleh Polres Sanggau dan polsek jajaran. Dari total 6 kasus itu ada 13 paket sabu yang disita kepolisian dari jumlah 7 pelaku yang ditangkap. “Kalau hitungnya dari Bulan Desember 2015 lalu sampai Februari 2016 itu tidak kurang ada 10 kasus yang kita ungkap. Jumlahnya cukup banyak,” katanya. (sgg)

Berita Terkait