Tiga Kepala SKPD Dipanggil

Tiga Kepala SKPD Dipanggil

  Kamis, 25 February 2016 08:54
Yosepha Hasnah

Berita Terkait

SEKRETARIS Daerah Sintang, Yosepha Hasnah membenarkan ada jajaran kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dipanggil Kejaksaan. Pemanggilan terkait dengan cetak sawah. Namun, Sekda belum mengetahui hasil pemanggilan tersebut.

“Sudah menghadap. Setelah menghadap kami belum mendapatkan informasi lebih jauh dari kepala SKPD nya,” kata Sekda Sintang, Yosepha Hasnah, Rabu (24/2) ditemui usai rapat di ruang bupati Sintang.Menurut Yosepha, pemkab menerima surat resmi pemberitahuan atas pemanggilan tiga kepala SKPD oleh Kejaksaan. Lantaran setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) atau kepala dinas bila akan dipanggil aparat penegak hukum, pemanggilannya memang melalui bupati atau Sekda.

Sekda menambahkan setiap ASN maupun SKPD bila dipanggil aparat penegak hukum akan selalu diharapkan bisa memenuhi panggilan tersebut. Seperti halnya tiga kepala SKPD Sintang, kemarin. “Kita berikan surat tugas untuk menghadap kesana (Kejaksaan, Red),” kata Yosepha.

Kendati demikian, Sekda tidak mengetahui terkait materi pemanggilan. “Tapi memang dalam surat itu tidak diketahui persis pemanggilan untuk apa,” ungkapnya.Namun, Sekda tidak menampik jika pemanggilan ada hubungan dengan cetak sawah. Hanya saja mengenai teknis program tersebut, informasi jelasnya diminta ke dinas terkait langsung. 

Seperti diberitakan, Kejaksaan Negeri Sintang sudah memeriksa tiga kepala satuan perangkat kerja daerah Sintang dalam menyelidiki kasus dugaan korupsi cetak sawah. Ketiganya menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Negeri Sintang, Selasa (23/2). Mereka yang diperiksa adalah kepala dinas Pekerjaan Umum (PU) Sintang, Murjani, kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Florentius Anum dan kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Elisa Gultom.Kembali Sekda mengatakan, ketika disinggung pemanggilan jaksa atas jajaran SKPD menganggu ritme kinerja atau tidak. “Kalau hanya dipanggil dimintai informasi tidak berpengaruh”. (stm)

Berita Terkait