Tiga Cabor Terancam Gagal Uji Coba

Tiga Cabor Terancam Gagal Uji Coba

  Sabtu, 20 January 2018 10:00
FOTO : Erick Tohir

Berita Terkait

JAKARTA – Panitia penyelenggara Asian Games 2018 INASGOC dan Dewan Olimpiade Asia (OCA) sepakat akan batal menyelenggarakan nomor pertandingan jika jumlah peserta kurang dari jumlah minimal. Hingga saat ini, sepakbola, bola voli, dan basket belum juga memenuhi ketentuan. Otomatis tiga cabor tersebut terancam batal mengikuti test event Asian Games 10-24 Februari mendatang.

Ketua INASGOC Erick Tohir  menuturkan, hingga saat ini sudah ada 21 negara yang memastikan mengikuti test event Asian Games. Jumlah atlet yang terdaftar sudah mencapai 1030 orang.

Dia menegaskan setiap nomor cabor harus diikuti minimal oleh empat negara untuk test event. Sedangkan saat games time harus minimal terdapat enam negara partisipan. INASGOC, lanjut dia, masih menunggu konfirmasi Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) dan Pengurus Pusat Persatuan Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi).

Pihaknya, sudah menerima surat dari Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dua hari lalu. Mereka meminta kepada INASGOC untuk memberikan tambahan waktu pengumpulan konfirmasi kehadiran negara peserta test event.

Erick lantas menanggapi dengan memberi kesempatan hingga hari Senin minggu depan. ”Saya tidak mau ada istilahnya arogansi dari INASGOC. Ini kan pestanya cabang olahraga kok malah kita arogan,” ujarnya.

Mantan Ketua Komite Olimpiade Indonesia tersebut berharap masalah menjelang persiapan uji coba nanti bisa selesai saat itu juga. ”Untuk basket dan voli kami juga akan ketemu mereka satu per satu. Supaya jangan hanya dari media saja kami bicara,” tandasnya.

Erick berharap tiga cabor tersebut sudah ada kepastian hingga batas waktu yang sudah ditentukan. ”Jika sampai minggu depan belum memenuhi ya mohon maaf. Terpaksa kami tidak selenggarakan,” tegasnya.

Test event Asian Games 2018 nanti merupakan ajang kolaborasi dan uji coba semua bidang INASGOC untuk menggelar pertandingan, baik dari bidang registrasi peserta, transportasi, akomodasi, katering, penyiaran, maupun sistem teknologi-informasi, termasuk para relawan.

INASGOC kembali membuka pendaftara volunteer gelombang kedua. Mengingat, saat gelaran multieven terbesar di Asia itu berlangsung dibutuhkan 13 ribu volunteer. 11 ribu orang ditempatkan di Jakarta dan sisanya untuk di Palembang. Gelombang pertama sudah tersaring 1574 orang.

Pendaftaran secara online di website resmi volunteer Asian Games 2018 sudah dibuka kemarin. Kebutuhan volunteer akan dibagi menjadi tiga kategori, yaitu Protocol Assistant, NOC Assistant, dan Liaison Officer. Dari tiga kategori itu akan dialokasikan ke 19 departemen seperti venue, medical dan doping control, media dan public relations, ceremonial, ticketing, katering, dan transportasi.

Proses seleksi akan melalui beberapa tahap. Antara lain, Psikotes, kemampuan komunikasi, interpersonal skill, etika dan manner, serta pengetahuan pariwisata dan budaya,” terang Koordinator HRD Volunteer Pusparani Hajim Chappy Hakim. (han)

Berita Terkait