Tiap Desa Dikucuri Rp1, 8 M

Tiap Desa Dikucuri Rp1, 8 M

  Selasa, 22 December 2015 11:21
Bupati beserta pejabat daerah lainnya senam sehat bersama masyarakat Desa Bukit Batu

Berita Terkait

MEMPAWAH-Pemerintah Kabupaten Mempawah membuktikan komitmen dan keseriusannya dalam membangun wilayah pedesaan. Melalui program gema membangun desa, Bupati dan jajarannya bertandang ke Desa Bukit Batu Kecamatan Sungai Kunyit, Sabtu (19/12).

Dalam program gema membangun desa itu, berbagai bentuk pelayanan dilakukan pemerintah daerah. Mulai dari pengobatan gratis, pemasangan alat KB, olahraga bersama hingga dialog antara bupati dan masyarakat setempat. Bahkan, Bupati, Wakil Bupati, Sekda dan jajaran pejabat SKPD lainnya juga bermalam di rumah warga Desa Bukit Batu.

“Tujuan dari program gema membangun desa ini diantaranya untuk meningkatkan silahturahmi dan keakraban antara para pejabat daerah bersama masyarakat. Sehingga akan terjalin kebersamaan dan komunikasi yang lancar antara masyarakat dan pemimpin daerah,” kata Bupati, Ria Norsan pada sesi dialog yang dihadiri ratusan warga, Sabtu (19/12) malam di Halaman SDN 15 Desa Bukit Batu.

Bupati pun mengungkapkan alasan dipilihnya Desa Bukit Batu sebagai tempat direalisasikannya program tersebut. Salah satunya disebabkan kemajemukan masyarakat di Desa Bukit Batu itu sendiri.

“Saya mengenal betul daerah ini. Di Desa Bukit Batu ini ada masyarakat Melayu, Madura dan Dayak. Namun, semuanya bisa hidup dengan rukun dan harmonis dalam kemajemukan. Nah, inilah yang menjadi poin penting sehingga kami memilih Desa Bukit Batu,” paparnya.

Lebih jauh, Bupati menerangkan, Pemerintah melalui UU Nomor 6 tentang desa dan PP Nomor 43 dan 60 telah mengalokasikan dana desa. Melalui aturan itu pula,pemerintah daerah diwajibkan untuk mengalokasikan dana 10 persen dari nilai APBD untuk desa yang ada diwilayahnya.

“Dengan aturan itu, maka setiap desa di  Kabupaten Mempawah nantinya akan mendapatkan anggaran sebesar Rp 1, 6 hingga Rp 1, 8 miliar. Dana inilah yang akan digunakan untuk membangun jalan-jalan, gang serta kebutuhan masyarakat desa,” sebutnya.

Agar penggunaan anggaran dana desa efektif dan tepat sasaran, imbuh Bupati maka perlu dilakukan suatu perencanaan anggaran yang baik. Berkenaan itu, maka diperlukan kerjasama yang baik antara Kepala Desa (Kades), BPD dan seluruh steakholder masyarakat.

“Tolong prioritaskan apa yang menjadi keinginan dan kebutuhan masyarakat di desa. Seluruh perangkat dan element desa harus bisa saling bermusyawarah untuk merumuskan rencana pembangunan yang baik,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Wakil Bupati, Gusti Ramlana menilai ada tiga komponen yang bertanggungjawab dalam hal pembangunan di masyarakat. Yakni, pemerintah, pengusaha dan masyarakat itu sendiri. Jika ketiga komponen ini mampu bersinergi dengan baik, maka program pembangunan akan berjalan lancar.

“Mari bersama-sama kita saling mendukung dan melengkapi, agar program pembangunan dapat direalisasikan dengan maksimal. Saya yakin dan percaya, kedepan Desa Bukit Batu akan semakin maju dan berkembang. Untuk itu, terus pelihara harmonisasi, sikap toleransi dan persatuan serta kesatuan di masyarakat,” ajaknya mengakhiri.

Masyarakat Desa Bukit Batu tampak antusias dan penuh semangat mengikuti rangkaian kegiatan gema membangun desa tersebut. Bahkan, Bupati beserta para pejabat daerah lainnya menyempatkan diri untuk bertanding melawan tim sepakbola masyarakat Desa Bukit Batu. Dalam pertandingan itu, masyarakat sukses meraih kemenangan tipis 1-0 hingga berhak mendapatkan hadiah berupa uang tunai jutaan rupiah.(wah)

 

Berita Terkait