Tersentuh dan Meneteskan Air Mata

Tersentuh dan Meneteskan Air Mata

  Kamis, 12 November 2015 11:15

Berita Terkait

Reski Gusman Mahasiswa FKIP Untan
Kisah cinta dalam sebuah cerita sudah biasa dalam perfilman Indonesia, romansa cinta antara dua sejoli, cinta segitiga atau segiempat adalah hal yang lumrah. Karena itu dibutuhkan kepiawaian seorang sutradara mengemas sebuah film percintaan menjadi kisah yang menarik sehingga nggak menjadi tontonan yang membosankan. Inilah kelebihan dari film Air Mata Surga yang disutradarai oleh Hestu Saputra. Film yang beralur cerita sederhana namun cukup berkesan ini sukses meramaikan perfilman Indonesia dan menarik penonton ikut terhanyut dalam cerita. Hal ini diakui oleh salah satu mahasiswa FKIP UNTAN, Reski Gusman. Ia dengan gambling mengaku sangat terkesan dengan film tersebut hingga meneteskan air mata pada akhirnya.
By : Diera Grandistasya
Film yang dirilis bulan Oktober 2015 ini menceritakan kisah cinta antara Fisha (Dewi Sandra) dan Fikri (Richard Kevin) dimana Fikri seorang dokter pakar desain lulusan Maha Santri di Jakarta. Ia menikahi seorang gadis yang bernama Fisha, mahasiswi S2 dari Yogyakarta yang tidak lama dikenalnya. Fisha merupakan perempuan terindah bagi Fikri yang ia temui selama perjalanan hidupnya, sehingga ia nggak perlu lama untuk menikahinya. Namun kisah cintanya tak semulus yang dibayangkan, mulai dari hadirnya Hamzah (Morgan Ouy) yang menyukai Fisha sejak lama dan hubungan yang tidak direstui oleh Ibu Fikri karena Fikri telah dijodohkan dengan perempuan lain, sampai masalah besar yang akhirnya membuat konflik batin bagi si tokoh utama yaitu Fikri dan Fisha.
Alur yang ditawarkan film ini memang tidak terlalu rumit namun karena diperankan oleh artis-artis yang sudah nggak diragukan lagi kualitas aktingnya ditambah dengan ceritanya yang dekat dengan kehidupan di masyarakat menjadikan film ini berkesan di hati para penontonnya. “Alur ceritanya sederhana tapi para pemainnya totalitas memerankan setiap tokoh di dalam cerita lah yang menjadikan film ini recommended banget buat ditonton. Apalagi pemeran utamanya, ekspresi Dewi Sandra dapat banget, keren,” ujar Reski memberi tanggapan.
Ketika ditanya mengenai bagian yang paling diingat dalam film, cowok yang sangat menyukai soto ini dengan cepat menjawab saat-saat Fisha berjuang menahan rasa sakit dan mencoba merelakan suaminya menikahi orang lain adalah moment dalam film yang susah dilupakan. Betapa nilai pengorbanan dan cinta yang sejati dari seorang istri untuk suaminya diperlihatkan jelas disini. Selain pengorbanan, nilai kesabaran seorang perempuan dalam mengahadapi problematika hidup menjadi bagian yang berkesan bagi Reski.
Cowok yang sering disapa Riki ini memetik pesan moral dalam film tersebut. Menurutnya kesetiaan dan saling percaya itu penting dalam sebuah hubungan. Tidak ada cinta yang tidak berkorban, ketika cinta belum berkorban maka itu tidak bisa disebut cinta #eaaaaa.**

 

Berita Terkait