Terpanjang Dan Tercepat

Terpanjang Dan Tercepat

  Jumat, 26 Agustus 2016 09:30
SUMBER FOTO : forums.vwvortex.com

Berita Terkait

STAVELOT- Jika Ferrari adalah tim paling tersohor di grid Formula 1, maka sirkuit Spa-Francorchamps, di Belgia adalah salah satu trek klasik yang paling disukai nyaris semua pembalap. Akhir pekan ini, sirkus F1 kembali datang ke sirkuit terpanjang di kalender balap F1 tersebut. Cepat, teknikal, dan menuntut presisi dari para pilot jet darat, Spa disetarakan dengan beberapa trek klasik lainnya seperti Monaco, Silverstone, juga Le Mans.

Trek sepanjang tujuh kilometer itu akan mengijinkan pembalap membuka gas penuh cukup lama. Dari 20 tikungan yang ada, mayoritas di antaranya berkarakter cepat. Begitu keluar dari tikungan La Source sampai titik pengereman di Les Combes gas akan terbuka penuh, tanpa perlu dikurangi sedikitpun, sampai selama 23 detik. 

Itu adalah masa terpanjang dimana pedal gas akan diinjak penuh dalam kalender F1. Trek lurusnya lebih dari 20 kali panjang lapangan sepak bola. Tantangan menjadi lebih berat lantaran trek lurus tersebut dipadu dengan jalur  menanjak hingga 80 meter dari La Source menuju Les Combes. Artinya tekanan udara akan berubah dengan cepat di sana. Semakin tinggi posisinya, makan semakin berkurang hembusan udara yang masuk ke dalam mesin. Jadi semakin sedikit bahan bakar yang tersita di puncak Les Combes dibandingkan di La Source. Berbedaannya diperkirakan hingga 1 persen.

Kemudian tikungan Eau Rouge dan Radilion yang kondang itu. Perpaduan tikungan kiri-kanan kemudian ke kiri lagi dengan jalur menanjak. Kehilangan konsentrasi dan tekanan pas pada pedal gas bisa berujung fatal. ''Feeling ketika melaju menaiki bukit melalui tikungan itu luar biasa. Bahkan setiap kali ketika kita melaluinya,'' ucap bintang McLaren-Honda Jenson Button.  

Satu-satunya bagian paling lambat dari sitkuit Spa adalah ketika mobil menuju tikungan pertama di La Source. Setelah mobil melaju hingga 320 kilometer per jam, pembalap akan mengurangi kecepatannya secara signifikan hingga 70 kilometer per jam dan putaran mesin anjlok sampai 8700 rpm. La Source adalah tikungan hairpin yang harus dilewati dengan gigi satu.  

Karena itu La Saource bisa menjadi “sumber” bencana setelah start di lap permulaan. Cerita buruk pernah menimpa Romain Grosjean pada 2012. Horor terjadi saat mobilnya tak terkendali sampai menghajar tunggangan Lewis Hamilton dan Fernando Alonso. ''Tapi setelah kau melewati hairpin itu dengan mulus rasanya lap pertama seperti naik roller coaster, sedikit pusing karena naik-turun yang sangat cepat,'' ucap pembalap yang kini membela Haas-Ferrari itu.

Spa akan dihadapi dengan pendekatan spesial bagi McLaren-Honda. Mereka membawa upgrde besar akhir pekan ini untuk membangun mobil yang semakin kompetitif. Upgrade itu telah memakan tujuh token pengembangan mesin. Pengembangan tersebut difokuskan pada ruang bakar, turbo, dan kompresor. Dua pembalapnya Jenson Button dan Fernando akan menggunakan komponen baru untuk tiga bagian tersebut. 

Upgrade tersebut berbeda dengan beberapa paket sebelumnya yang fokus pada penambahan power mesin. Kali ini McLaren ingin mendapatkan kemajuan secara keseluruhan. Untuk itu sisa token yang hanya 11 itu digunakan tujuh. Honda menyatakan bahwa akan ada dua kali upgrage lagi, termasuk di Spa, sebelum fokus mereka beralih ke mobil 2017. 

Tapi pengembangan tersebut bukan tanpa konsekuensi. Karena Alonso kini sudah menggunakan cadangan terakhir enam komponen utama power unit. Artinya jika di sisa musim akan menggunakan kompnen yang keenam, penalti mundur 10 posisi di grid siap menghadang. Sedangkan Button tercatat telah menggunakan turbo charger, MGU-K, dan MGU-H yang terakhir.  (cak)

Berita Terkait