Terpacu Respon Positif Netizen

Terpacu Respon Positif Netizen

  Rabu, 11 January 2017 09:30
Ringgo Syah Animator

Berita Terkait

MENGGAMBAR dan merangkai sketsa, serta memberi tekstur warna, sebuah frame berhasil disajikan lewat beragam gambar yang akan membentuk ilusi dan seolah-olah bergerak saat ditayangkan. Begitulah keahlian yang dimiliki seorang animator. Seperti animator muda Pontianak, Ringgo Syah Alauddin Idris berikut ini. Dia telah menghasilkan beberapa karya animasinya.

Dunia animasi bukan hal baru buat cowok kelahiran 16 Agustus 1996 ini. Sejak duduk di bangku SMK, doi bersama beberapa temannya yang juga suka anime tertarik membuat animasi. “Dari keinginan itu akhirnya membuat animasi mulai terealisasi saat aku masuk kuliah. Saat itu aku dan teman lainnya membahas cerita yang akan diangkat terlebih dahulu,” cuap Ringgo yang hobi menggambar dan digital drawing ini. Selama dua semester, Ringgo bersama empat temannya berhasil membuat teaser animasi yang berjudul “The Vigilante”.

Melihat respon positif dari netizen, khususnya anak muda, semangat Ringgo terpacu. Project animasi kembali dilanjutkan. Kali ini dengan dukungan sang dosen yang mengikutsertakannya pada lomba Gemastik 8. Di sini ia bersama tim yaitu Qaedi Nahri, Haryati, Bayu Margi Utama, Faiq Naufal, Rian Bagus Lukito, Dwiki Riyadi, Ramadhani Purbayana dan Ummy Salimatul Ummah, harus menguras ide agar bisa menyajikan animasi dengan kandungan nilai positif di dalamnya.

“Kita sepakat mengambil tema seorang anak yang pengin sukses. Mulai dengan giat berjualan semasa SMA, hingga ia bisa lulus dan menjadi seorang sarjana,” tambah ketua Club prodi IT Polnep ini. Kini, tiga karya telah dihasilkan Ringgo, baik sendiri maupun bersama temannya. Termasuk “Profil Jurusan Teknik Elektro Polnep” yang akan segera rilis. 

Bakat menggambar Ringgo ternyata berjalan secara otodidak. Mahasiswa Polnep Jurusan Teknologi Informatika ini lebih sering mencermati gerakan suatu animasi. Mencari tahu basic di internet, kemudian mencoba langsung. To be an animator kamu harus memiliki mental kuat untuk nggak gampang bosan. “Selama tiga bulan aku bisa menghabiskan waktu selama enam jam untuk satu gambar. Pokoknya harus commite biar nggak bosan di tengah jalan,” saran cowok yang memiliki channel youtube Ringgo Syah ini.

Menurut Ringgo hal pertama yang dilakukan adalah mengetahui pergerakan manual animasi. Paling mudah mengikuti kiblat animasi Jepang. Selain proporsional badannya yang realistis, kamu bisa melihat beberapa gambar per detik. Sebelum ada pen tablet, Ringgo sempat mencoba menggunakan media kaca. Dimana kertas putih akan ditaruh di bagian bawah dan disinari dengan lampu. Kini, selain pen tablet doi juga menggunakan digital. Setelah gambar siap, Ringgo pun akan menyatukan dengan memberi after effect pengolah video. Ringgo berharap agar anak muda Pontianak lainnya mau mencoba membuat dan mengembangkan animasi, seperti dirinya. (ghe)

Berita Terkait