Terlibat Curanmor PNS Ditahan Polisi

Terlibat Curanmor PNS Ditahan Polisi

  Rabu, 26 Oktober 2016 09:40

Berita Terkait

PONTIANAK - Polisi menangkap seorang pegawai negeri sipil Kubu Raya, Ah lantaran terlibat pencurian motor. Ia ditangkap di kantornya, Badan Kepegawan Daerah pada Senin (24/10).

Aksi pencurian sepeda motor yang dilakukan pelaku terjadi tujuh bulan lalu. Ia mengambil sepeda motor yang terpakir di halaman Graha Pramuka, samping kantor Bupati Kubu Raya.

Tersangka, Ah mengakui perbuatannya. Ia berdalih nekat mencuri lantaran membutuhkan uang untuk biaya kehidupan. "Motornya tidak dikunci stang, lalu kabelnya saya sambung agar hidup," aku tersangka, saat di Mapolresta Pontianak, Selasa (25/10).

Tersangka mengatakan, setelah berhasil membawa kabur, motor lalu dijual kepada seseorang seharga Rp1,5 juta. "Uangnya saya pakai untuk makan keluarga," dalih PNS yang pernah menjabat sebagai Kabid Perlindungan Anak di KPAID Kubu Raya.

Menurut PNS dengan golongan 4A itu, kondisi ekonomi keluarganya memang sedang terpuruk. Uang gaji yang diterima habis dipotong pinjaman di bank. "Sisa Rp150 ribu saja yang saya terima setiap bulan," ucapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Andi Yul Lapawesean terungkapnya kasus pencurian yang dilakukan seorang PNS Kubu Raya itu bermula dari hasil penyelidikan laporan kehilangan motor oleh korban.

Dari serangkaian penyelidikan, lanjut Andi, anggota berhasil menangkap seorang pelaku penadah sepeda motor, Sp pada 10 Oktober lalu.

"Dari keterangan pelaku penadah ini, didapatlah pengakuan bahwa barang digadaikan oleh Ah, seorang PNS di  Pemerintah Kabupaten Kubu Raya," kata Andi.

Andi menjelaskan berdasarkan keterangan itu, dilakukanlah penangkapan terhadap seorang PNS tersebut di salah satu ruang kerja di Kantor Bupati Kubu Raya.

"Dari hasil diinterogasi singkat di lapangan Ah mengakui telah mengambil sepeda motor di halaman parkiran Graha Pramuka," ungkapnya.

Andi menjelaskan, dari kasus pencurian yang melibatkan seorang PNS tersebut, juga diamankan satu lagi pelaku penadah barang hasil kejahatan, yakni Jm, yang membeli motor dari tangan pelaku penadah pertama. "Total ada tiga pelaku yang saat ini ditahan," terangnya.(adg) 

Berita Terkait