Terlambat Memiliki Anak

Terlambat Memiliki Anak

  Minggu, 10 January 2016 08:16

Tanya: Dokter, saya seorang suami berusia 38 tahun memiliki isteri saya berusia  42 tahun. Kami sudah menikah sekitar 5 tahun, namun belum juga dikaruniai anak.  Saya ingin isteri bisa segera hamil, apa yang harus saya lakukan dokter? Terima kasih atas penjelasannya.

Jawab:

Terimakasih atas pertanyaannya. Kehadiran buah hati tentu begitu diharapkan kedua orang tuanya, dan apa yang pak Armi alami juga mungkin dialami oleh pasangan lain. Keberhasilan suatu fertilisasi (pembuahan sel telur oleh sel sperma) ditentukan oleh kualitas sel telur dan sel sperma yang baik. Keadaan ini dipengaruhi oleh umur, status gizi, keadaan kesehatan, stress, aktifitas fisik ataupun radiasi dapat mempengaruhi kualitas sel sperma. 

Sedangkan pada wanita, keadaan di atas dapat mengganggu proses ovulasi pada wanita karena siklus menstruasi yang bisa saja abnormal. Disamping itu, faktor usia pada seorang wanita tentu juga berpengaruh. Semakin bertambah usia, maka semakin kecil peluang terjadi kehamilan pada seorang wanita karena cadangan sel telur yang semakin berkurang, namun terjadinya kehamilan juga bukan merupakan hal yang mustahil.

Pemeriksaan pasangan secara bersamaan sangat membantu untuk proses kehamilan, karena dapat dicari permasalahan yang mungkin terjadi pada pihak perempuan atau laki-laki sehingga dapat dicari solusi yang terbaik, sehingga kehamilan dapat terjadi. Karena suatu kehamilan bisa terjadi karena kerja sama yang baik antara suami istri.

Demikian juga jika ada penyakit yang menyertai misalnya keputihan, bisa mendapatkan penanganan yang semestinya. Demikian penjelasan saya, semoga bermanfaat, terimakasih.**

(Diasuh dr Hj Neny Dwi Anggraini Sp.OG, RSUD Sultan Syarif Mohammad Alkadrie)