Terlambat Datang Bulan? Jangan Panik

Terlambat Datang Bulan? Jangan Panik

  Jumat, 12 Agustus 2016 16:45

Berita Terkait

BANYAK wanita mengalami terlambat datang bulan. Periode ini secara normal dialami wanita satu kali tiap bulan. Namun saat datang bulan terlambat, tentu menjadi hal yang menakutkan. Jangan panik.

Ketakutan akan muncul jika Anda belum menikah tetapi sudah berhubungan seksual. Jangan – jangan hamil, belum tentu. Dilansir Pop Sugar, sedikitnya ada lima faktor penyebab wanita terlambat datang bulan.

1.    Siklus Tak Teratur
Bagi wanita yang mengalami siklus menstruasi tidak teratur setiap bulan tentu bisa saja mengalami terlambat datang bulan. Bulan lalu, siklus Anda mungkin selama 24 hari, namun bulan ini bisa saja selama 32 hari. Saat haid tidak muncul seperti yang diharapkan, hal itu memang karena siklus Anda belum selesai.

2.    Stres
Tubuh Anda melepaskan sel telur dari ovarium dan berpotensi terjadi kehamilan. Namun jika ada sesuatu hal yang membuat Anda stres atau marah terhadap sesuatu pada waktu tertentu, tubuh Anda akan menunggu sampai emosional Anda merasa siap. Itu berarti Anda bisa mengalami ovulasi sampai seminggu atau lebih lambat dari biasanya atau bahkan bisa melewatkan periode Anda bulan ini.

3.    Sakit atau Luka
Jika tubuh Anda tidak sehat, maka sebaiknya menunda kehamilan. Tubuh Anda akan mengalami ovulasi ketika Anda sudah sehat lagi. Hal ini dapat menunda periode menstruasi atau berhenti sama sekali.

4.    Kurang Asupan Makanan Bergizi dan Olahraga
Hal ini akan mempengaruhi kesehatan Anda. Jika tubuh Anda bekerja terlalu keras, maka ada kemungkinan kehamilan tidak dapat terjadi. Periode Anda pun terlambat, tidak teratur , atau mungkin hilang sama sekali.

5.    Dalam Masa Pengobatan
Jika Anda sedang dalam masa pengobatan atau mengonsumsi obat tertentu dapat membuat siklus menjadi tidak teratur. Sebaiknya pergi berkonsultasi dengan dokter menjadi salah satu solusi ampuh.

Namun jika hal ini jarang terjadi, tidak ada salahnya Anda mengambil alat tes kehamilan untuk menguji kehamilan dan meyakinkan Anda. (ris/JPG)

 

Berita Terkait