Terlalu Insecure Bikin Hancur

Terlalu Insecure Bikin Hancur

  Sabtu, 12 December 2015 08:24

Berita Terkait

NGGAK selamanya punya pacar bakal instantly bikin kamu happy. Mereka yang jomblo takut nggak punya jodoh, sedangkan yang punya pacar juga masih aja ngerasa insecure. Menurut Amor, insecurity itu semacam perasaan nggak aman yang sama bahayanya kayak Animal di lagunya Maroon 5. Yep, it hunts you down alive just like animals #tsaah. Punya perasaan insecure dalam hubungan benar-benar nggak sehat dan ngerusak kebahagiaanmu sama dia loh. Ini nih empat penyebab insecurity in relationship dan efek negatifnya!

DIHANTUI MASA LALU
Ada kalanya kamu berhasil move on, tapi masih susah percaya sepenuhnya sama si dia yang baru. Yep, alasan ngerasa insecure satu itu emang paling sering, guys. Kamu khawatir dia nyakitin kamu kayak mantan pacarmu, nggak bakal stay lama, dan takut dia sama aja kayak mantan-mantanmu. Kamu selalu dihantui insecurity bahwa kesalahanmu pada masa lalu bakal keulang lagi sehingga susah sepenuhnya happy. Selain bikin kamu capek sendiri, insecurity semacam itu pasti bikin si dia risi. Siapa sih yang tahan dicurigain terus? Makanya, jangan heran kalau hubunganmu sama dia rentan putus.

TAKUT JADI KORBAN
Meski si dia almost perfect di matamu, nggak lantas dia nggak punya track record yang “mengancam.” Ketika lagi sayang-sayangnya sama si dia, kamu dengar kabar miring bahwa pacarmu itu player yang daftar mantannya sepanjang struk belanja bulanan. Gonta-ganti pacar sesering scrolling timeline. Yep, nggak heran kalau kamu insecure. Takut diselingkuhi, ditinggalin, dan jadi korban selanjutnya. Telan tuh kenyataan bahwa kamu lagi macarin player, tapi nggak usah parno berlebihan. Wajar sih kalau kamu insecure sehingga nggak nikmatin hubungan kalian. Mana bisa enjoy kalau lebih banyak takutnya daripada senangnya?

SI DIA NGEHIT SELANGIT
Pasti kamu ngerasa beruntung bisa jadian sama si dia yang supel, populer, banyak kenalan di mana-mana. Satu hal yang perlu kamu sadari bahwa tingkat hit seseorang juga berbanding lurus dengan jumlah fans yang rempong. Well, meski dia (kayaknya) nggak jelalatan, kadang susah buat kamu nggak ngerasa insecure. Rasanya pengin ngurung dia di pulau pribadi supaya nggak ada yang ngelirikin atau ngajak dia kenalan. Kerasa kan efek insecure-nya? Kamu bakal ngikutin dia ke mana-mana serta join semua ekskul dan komunitas yang dia ikuti biar semua orang tahu dia udah punya kamu. Nah, ketika kamu berusaha membatasi circle pergaulannya, berarti kamu menyulut perang, Bray.

NGERASA KURANG BERSAING
Inilah akar semua perasaan insecure. Si dia oke-oke aja, semua kelihatan sempurna, tapi kamu tetap ngerasa ada yang salah? Bisa jadi kesalahan itu ada dirimu guys, yakni sebenarnya kamu kurang pede. Kamu ngerasa nggak pantas buat dia sehingga beranggapan bahwa sikap manisnya cuma di awal. Kamu dihantui asumsi kalau pasti dia bakal ninggalin kamu saat ketemu yang lebih baik. Why feels so insecure? Padahal, perasaan kurang pede kayak gitu malah ngilangin inner beauty-mu karena kamu selalu tampak gloomy. Jangan heran kalau insecurity itu justru mensugesti dia bahwa ketakutanmu selama ini benar: kamu nggak cukup baik buatnya. (*/det)

 

Berita Terkait