Terkait Kematian Siyono, Dua Anggota Densus 88 Akan Disidang Propam

Terkait Kematian Siyono, Dua Anggota Densus 88 Akan Disidang Propam

  Kamis, 14 April 2016 15:35
Densus 88. dok. JawaPos.com

Berita Terkait

Dua anggota Detasemen Khusus (Densus) Antiteror 88 Mabes Polri yang menjadi pelaku tersangka teroris, Siyono, akan disidang oleh Divisi Propam Mabes Polri.

Kepala Divisi Propam Mabes Polri, Irjen Pol Mochamad Iriawan mengatakan, mereka masih terus mendalami perkara pengembangan kasus yang dialami Siyono hingga menyebabkan kematian oleh anggota Densus.

"Beberapa saksi masih berlanjut diperiksa, masih berlanjut," kata dia melalui pesan elektronik, Kamis (14/4).

Mantan Kapolda Jawa Barat ini menambahkan, dalam beberapa hari ke depan, dua anggota Densus ini akan disidangkan.

"Insya Allah beberapa hari ke depan berkas lengkap dan disidangkan," sambung jenderal bintang dua ini.

Namun saat ditanya, kapan kepastian sidang kode etik ini dilakukan, Iriawan belum bisa menyebutkannya karena belum selesai pemberkasan.

Diketahui, Siyono tewas setelah berkelahi dengan polisi yang mengawalnya di dalam mobil. Saat itu, dia sedang dibawa untuk menunjukkan tempat persembunyian senjata Neo Jamaah Islamiyah.

Polisi menyebut Siyono sebagai orang penting di kelompok teror itu. Dia diduga mengetahui keberadaan senjata yang dicari berdasarkan keterangan tiga terduga teroris lainnya.

"Intinya memang ada kesalahan prosedur, tidak diborgol. Mereka tidak memborgol karena merasa sudah dekat," kata Iriawan.

Tewasnya Siyono membuat berbagai pihak menyorot kinerja Densus 88 dalam menangani terduga teroris.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah bahkan ikut terlibat dalam prosesautopsi jenazah Siyono  untuk mengungkap fakta di balik peristiwa itu.

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan autopsi dilakukan dalam rangka melaksanakan tanggungjawab kemanusiaan yang merupakan salah satu tugas organisasinya. Dia mengatakan tindakan ini dilakukan di bawah koordinasi Komnas HAM dan Polri sendiri.  (elf/JPG)

Berita Terkait