Terimakasih, Ibu

Terimakasih, Ibu

  Senin, 21 December 2015 10:43

Berita Terkait

HAPPY mother’s day, sebentar lagi kata itu pasti bakal jadi timeline di semua situs sosmed yang lagi digandrungi sama masyarakat. Tak dapat dipungkiri ngomongin sosok ibu, nggak akan terlepas dari perjuangan, pengorbanan, dan kasih sayang yang tak akan ada habisnya karena ibu mempunyai sejuta makna. Jadi tak berlebihan jika kita kerap mengibaratkan ibu sebagai sosok malaikat tak bersayap.

Hari ibu yang jatuh tanggal 22 Desember yang katanya hari itu merupakan hari spesial untuk mengutarakan rasa sayang, yang katanya juga merupakan hari dimana kita membalas dan memperingati pengorbanan sosok ibu. So, sudah sejauh mana sobat X mempersiapkan hari ibu? Masih bingung mau ngapain? Daripada kita digantungin sama jawaban dari pertanyaan itu, yuk kita intip pendapat beberapa sobat X tentang hari ibu, barangkali aja dapat inspirasi!
Kiss and Hug Tight
“Sederhana, nggak pernah muluk-muluk, setiap hari ibu aku suka nyium dan meluk mama aku erat-erat sambil ngucapin selamat hari ibu. Begitu aja mama udah seneng,” cuap Pricillia Sunny. Salah satu pelajar SMPN 3 Pontianak ini mengaku selalu memperingati hari ibu dengan cara yang sederhana. Bagi gadis berkaca mata ini yang terpenting  adalah niat dan ketulusan saat mengutarakannya, bukan bagaimana cara menyampaikannya. Jadi jangan gengsi ya sobat X, nggak salah kok menunjukkan kasih sayang kalian dengan cara mencium dan memeluk bunda.
Visit Her Tomb
Mungkin sebagian orang yang masih mempunyai ibu akan lebih mudah mengutarakan ucapan terimakasih dan kasih sayang secara langsung. Tapi bagaimana dengan sobat X yang ibunya sudah tiada? Apakah mereka tidak bisa ikut memperingati mother’s day? Of course NO! Selalu ada cara untuk  merayakan hari ibu meskipun ia telah tiada. Seperti yang dialami oleh Novan Kurniawan. “Ibuku meninggal sejak aku kelas 4 SD, but itu bukan jadi alasan untuk tidak merayakan hari ibu. Pergi ke pemakaman dan mengirim doa adalah cara aku mengenang jasa beliau,” ungkap salah satu mahasiswa FKIP Kimia Untan ini. Ia juga mengaku sempat merasa jealous dengan temannya yang bisa merayakan moment mother’s day bersama ibunya tapi doi bersyukur masih diberi kesempatan merayakan moment mother’s day dengan cara yang berbeda.
Everyday is Mother’s Day

Sobat X, berbakti kepada orang tua khususnya ibu memang tidak ada batasnya. Mengingat besarnya jasa beliau mengorbankan tenaga, pikiran, dan mungkin air mata selama membesarkan anaknya. Hal ini dirasakan oleh salah satu mahasiswa Universitas Tanjungpura, Erwin Gutawa, ketika ditanya mengenai hari ibu. “Setiap hari itu adalah hari ibu soalnya nggak etis rasanya mengingat besarnya perjuangan beliau mencurahkan kasih sayang ke kita setiap hari dan kita hanya memperingatinya dalam satu hari saja. So, everyday is mother’s day to me!” ujarnya. Ya, pada dasarnya bagaimana pun cara kita memaknai hari ibu itu kembali kepada diri kita. Intinya sayangi orang tua kita dan berikan yang terbaik untuk mereka sebelum menyesal karena tak dapat mewujudkannya. Happy mother’s day, guys! (dee)

 

Berita Terkait