Terbitan Pontianak Post jadi Bahan Penelitian

Terbitan Pontianak Post jadi Bahan Penelitian

  Jumat, 15 April 2016 09:17
TAMU REDAKSI: Monumen Pers Surakarta saat berkunjung ke Pontianak Post, Kamis(14/4). HARYADI/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

Monumen Pers Surakarta berkunjung ke Pontianak Post, Kamis (14/4). Kunjungan dalam kegiatan pendataan buku terbit media yang diketuai oleh Naning, bertujuan melakukan kerja sama antara kedua belah pihak. 

****

"KEGIATAN ini bernama pendataan buku terbit media, Jadi kami mengumpulkan semua terbitan dari seluruh media di Indonesia," papar Naning.

Naning menambahkan, bentuk kerja sama yang akan dijalin adalah dalam bentuk pengiriman terbitan setiap edisi dari Pontianak Post kepada Monumen Pers. Bertujuan untuk mempermudah masyarakat khususnya mahasiswa untuk mendapatkan bahan penelitian ilmiah.

Lanjut ia, pihaknya sering melakukan kunjungan ilmiah ke beberapa universitas di Indonesia. Dalam kunjungan itu mahasiswa sering mengeluh akan sulitnya mendapatkan data atau bahan untuk penelitian mereka. 

"Jadi suatu ketika mereka membutuhkan data dari Pontianak mereka bisa mendapatkan data tersebut dari kami melalui arsip terbitan yang dikirim Pontianak Post," jelas Naning.

Sebelumnya Monumen Pers Surakarta sudah memiliki beberapa arsip mengenai terbitan dari media cetak, termasuk terbitan dari Akcaya, sebelum berubah menjadi Pontianak Post. "Terbitan Pontianak Post yang dimiliki terbitan terdahulu, saat masih bernama Akcaya," kata Naning.

Kedepannya akan dilakukan pameran dari Pusat Monumen Pers Indonesia kepada masyarakat, terhadap kumpulan terbitan seluruh media di Indonesia. Naning pun berharap, semoga kerja sama ini dapat berjalan. Agar masyarakat dan mahasiswa seluruh Indonesia merasa dimudahkan dalam mendapatkan data atau bahan untuk penelitian mereka.

"Kerja sama ini masih dalam proses teknis dan kelengkapan data terbitan Pontianak Post. Saya juga berterima kasih kepada pihak Pontianak Post yang menyambut baik kedatangan dan maksud kedatangan kami," tutup Naning, saat di wawancarai Pontianak Post, Kamis (14/4). (pah)

Berita Terkait