Terapkan Pasal Maksimal

Terapkan Pasal Maksimal

  Kamis, 12 May 2016 10:21
KUNKER: Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Demokrat Erma Suryani Ranik melakukan kunker dalam rangka reses di Mapolres Singkawang dimana ada juga BNN Kota Singkawang. Hari kurniathama/pontianak post

Berita Terkait

 

Bagi Pelaku Kejahatan Seksual

SINGKAWANG—Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Demokrat,  Erma Suryani Ranik meminta aparat penegak hukum tegas terhadap pelaku kejahatan seksual apalagi jika korbannya anak-anak.

“Ini penegasan saya dan menjadi catatan penting saya kepada Polres Singkawang agar pelaku kejahatan seksual apalagi korbannya anak-anak diterapkan pasal maksimal menghukum pelaku. Jangan sampai pelaku menjadi perusak masa depan anak-anak,” ungkap mantan anggota DPD RI asal Kalbar ini usai kunjungan kerja dalam rangka reses ke Polres Singkawang dan BNN Singkawang Rabu (11/5) kemarin.

Selain itu, kata dia, pengungkapan kasus diranah publik melalui media massa khususnya identitas korban seksual jangan terlalu digembar gemborkan. “Mereka korban kejahatan seksual khususnya anak-anak perlu dilindungi,” pintanya.

Hal lainnya, tambah perempuan kelahiran Ketapang ini, diharapkan ada kerjasama terkait publikasi kasus di media, dimana penyidik diharapkan tidak mengekspose informasi substansi kasus, cukup informasi umum saja sehingga penanganan kasus lebih maksimal. “Kita belajarlah dari kasus Jessica Wongso, Kepolisian, dan kejaksaan,” katanya.  

Anak mantan polisi ini juga menyampaikan keluhan masyarakat di kota Singkawang terhadap persoalan trend anak-anak ngelem. Ia meminta adanya upaya bersama dalam menindak tren yang lagi marak ini, selain karena masalah ini tidak sekedar tanggungjawab kepolisian melainkan masyarakat bersama. “Kita sadar tidak ada pasal di undang-undang terkait aksi ngelem-ngelem ini, tapi kita juga sadar ini merusak kesehatan, polisi tidak ada kewenangan untuk ini, makanya perlu kerjasama orangtua, guru, masyarakat. Jika orangtua tidak peduli, maka kemungkinan kasus ngelem akan semakin marak, kalau pakai narkoba bisa ditangkap,” katanya.

Terlepas dari itu semua, Anggota DPR RI ini juga mengapresiasi kinerja Polres Singkawang karena sudah membuat masyarakat aman dan nyaman.

Terpisah, Wakapolres Singkawang Kompol Abdur Rosid, mengapresiasi atas masukan yang disampaikan anggota DPR RI. Untuk urusan kejahatan seksual kepolisian akan tegas menindaknya sesuai aturan berlaku. “Apalagi kejahatan kekerasan seksual akhir-akhir ini menonjol di sejumlah daerah, kita akan tangani sesuai aturan,” jelasnya  

Ia mengapresiasi aspirasi masyarakat terkait kekondusifan Singkawang sehingga tercipta suasana aman dan nyaman, sehingga menjadi semangat dan semakin termotivasi jajaran Polres Singkawang melaksanakan tugas dan fungsi menjaga kekondusifan Singkawang menjelang pemilihan kepala daerah.

Terkait ngelem, Waka Polres mengatakan terus melakukan upaya preemtiv, preventif, dan tentu saja kewajiban moral menyelamatkan anak-anak di Kota Singkawang. “Ditingkat Polsek sudah melakukan pencegahan dan pembinaan dan ini akan terus kita lakukan sehingga muncul kesadaran bersama untuk menyelamatkan anak-anak kita khususnya di Kota Singkawang,” katanya. 

Bahkan Wakapolres akan melibatkan lintas sektoral dalam penanganan ngelem ini. “Kita akan juga melakukan patroli mencegah terjadinya penyalahgunaan lem di kalangan remaja serta anak-anak,” tegasnya. (har)

Berita Terkait