Terapi Alternatif Makin Banyak Dicari

Terapi Alternatif Makin Banyak Dicari

  Jumat, 4 December 2015 10:00
URUT PASIEN : Ragam terapi kini hadir di kota Pontianak. Dari yang tradisional hingga modern, masing-masing menawarkan keunggulan untuk pencegahan, perawatan maupun penyembuhan penyakit. Seperti dilakukan Syarif Alkap, seorang terapi patah tulang yang mengandalkan pijitannya untuk mengobati pasiennya. MEIDY KHADAFI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

Semakin hari masyarakat kian sibuk.  Mereka abai terhadap kondisi tubuhnya sendiri. Hal tersebut mendorong semakin berkembangnya pelaku usaha perawatan kesehatan, kecantikan, dan kebugaran. Di Pontianak, bisnis terapi ini tumbuh dimana-mana, baik yang modern maupun tradisional.

Syarif Muhammad Alkap tampak berbincang-bincang ringan dengan pasiennya, sembari mengurut tamu sang pasien yang patah. Di tengah obrolan, pria 66 tahun ini tiba-tiba menghentak tangan pasiennya yang seorang tentara. Seketika itu pula si pasien berteriak. Namun tak lama kemudian tampak lengannya sudah lurus kembali. Obrolan sebelumnya adalah trik agar pasien merasa rileks.

Saban hari rumahnya, di Jalan Padat Karya, Parit Mayor, Komplek Shiddiq Khatulistiwa Residence N0 A12 saban hari ramai didatangi orang-orang. Namanya sudah terkenal di kalangan polisi, tentara dan masyarakat umum sebagai ahli pijat dan meluruskan tulang yang bengkok atau patah. “Sehari ada 3-4 orang yang datang ke rumah. Lumayanlah untuk tambahan penghidupan sehari-hari,” ujar pria yang menjadi petugas keamanan di rumah mewah, Jalan Abdurahman Saleh ini.

Meskipun sudah cukup top, Alkap enggan untuk memberikan tarif khusus dalam jasa urutnya ini. Menurutnya, membantu orang itu tak perlu menuntut bayaran. Tetapi apabila diberi imbalan, dia akan terima. “Saya tidak meminta, karena ini memang untuk bantu orang. Mereka biasanya tetap memberi, bervariasi kisarannya Rp 50 ribu – 100 ribu. Kadang-kadang ada yang memberi lebih dari itu,” kata dia.

Terapi Sambil Rileksasi
Pengobatan dan terapi tradisional memang tengah menjadi primadona bagi sebagian masyarakat. Tidak seperti Alkap yang tidak mengkomersialkan jasanya, kini banyak orang yang membuka tempat khusus terapi.

Salah satunya adalah Nakamura. Menawarkan pijat tradisional ala Jepang, usaha di Jalan Sultan Sy Abdurrahman ini ramai didatangi orang.  Terapi kesehatan dengan metode Seitai ala Jepang ini, ditawarkan dengan konsep berbeda. Customer akan dimanjakan dengan berbagai kenyamanan dan fasilitas yang ada. Desain ruangan yang memunculkan khas Solo dengan motif batik dan penataan back to nature, serta iringi musik Jepang ini, dijamin mampu memberikan suasana nyaman saat relaksasi.

Chief Executive Officer Nakamura, Gus Minging mengatakan,  Nakamura hadir dengan tujuan untuk perawatan, penyembuhan dan pencegahan. “Kami sangat beda, karena menerapkan ilmu kiropraksi dari Jepang yang terfokus pada tulang punggung.

Masyarakat tidak perlu khawatir karena harga yang kami tawarkan sangat terjangkau,” ujarnya usai Grand Opening Nakamura, beberapa waktu lalu. Dia mengatakan dengan paket yang ditawarkan, baik reguler, eksekutif dan VIP, Nakamura memang menawarkan harga yang cukup terjangkau.

Usaha terapi tradisional atau pengobatan alternatif ini memang sedang bergairah di Pontianak. Jenisnya macam-macam. Ada yang menjual pijat tradisional jawa, pijat refleksi,  akupuntur, dan lain-lain. Harganya macam-macam. Bahkan banyak yang menawarkan ruangan premium dengan fasilitas yang memanjakan pasiennya. *  Oleh : Aristono, Pontianak

 

Berita Terkait