Tenggelam di Sungai Seberuang

Tenggelam di Sungai Seberuang

  Kamis, 28 July 2016 09:30
TENGGELAM : Aparat kepolisian Polsek Seberuang saat mengevakuasi jenazah korban yang ditemukan tenggelam di Sungai Seberuang, Selasa (26/7) lalu. FOTO MUSTA’AN

Berita Terkait

PUTUSSIBAU—Salah seorang pelajar SMPN 1 Seberuang yakni Surya, yang tenggelam di sungai seberuang tiga hari lalu, tepatnya Minggu (24/7) pukul 16.30 Wib, Rabu (27/7) pukul 12. 00 Wib ditemukan.

Korban tenggelam saat mandi bersama teman-temannya. Korban dibawa ke rumah duka bersama  tim medis dari Puskesmas Seberuang untuk segera dilakukan tindakan visum luarnya. Ditemukannya pelajar berusia 14 tahun ini dibenarkan Kapolsek Seberuang Iptu Simanjuntak. Di jelaskannya, Surya tenggelam di sungai Seberuang berawal saat dia berangkat  mandi di  jembatan sungai seberuang dengan tujuh temannya. Sesampai di  Jembatan Seberuang, mereka bertujuh bersama-sama terjun ke Sungai Seberuang.

“Mereka mandi dan terjun bersama ke sungau,” jelasnya.

Kemudian, cerita Kapolsek lagi, mereka naik lagi ke atas  jembatan untuk terjun yang kedua kalinya ke sungai. Namun saat terjun kedua kali, korban tinggal diatas jembatan. Kemudian setelah selesai mandi  Pukul 18.00 Wib, mereka pulang kerumah masing-masing tanpa korban.

“Pukul 18.30 Wib orang tua mencari dan menanyakan keberadaan anaknya pada teman yang ikut mandi,” terangnya.

Akan tetapi, kata Simanjuntak, teman korban menjelaskan bahwa mereka tidak mengetahui dan beranggapan kalau si korban sudah pulang duluan. Kemudian orantua korban menginformasikan kepada pihak kepolisian. “Teman-teman korban mengira yang bersangkutan sudah pulang duluan, jadi mereka tidak mengetahui salah satu dari teman mereka tenggelam di sungai,” terang Kapolsek.

Mendengar informasi tersebut, Simanjuntak bersama  anggota dan masyarakat lakukan pencarian dengan menyisir dalam sungai, sisi kanan dan kiri sungai hingga ke darat.  Pencarian berlanjut hari berikutnya, kemudian Kapolsek membentuk tim pencarian bersama masyarakat di air maupun darat. “Selasa, 26 Juli, sekitar Pukul 12.00 Wib kami temukan korban dalam kondisi meninggal,” paparnya.

Setelah  ditemukan, korban dibawa ke rumah duka bersama  tim medis dari Puskesmas Seberuang untuk dilakukan tindakan dengan mengambil visum luar, setelah itu korban di serahkan ke pihak keluarga.

“Kami telah berkoordinasi dengan orang tua. Keluarga menerima musibah ini. Menurut keterangan orangtuanya, korban mengidap penyakit epilepsi atau penyakit ayan,” ungkapnya.(aan)

Berita Terkait