Tangki Motor Rossi Dipindah , Menyesuaikan Karakter Michelin

Tangki Motor Rossi Dipindah , Menyesuaikan Karakter Michelin

  Sabtu, 5 December 2015 09:01
Gambar dari JawaPos

Berita Terkait

SHIZUOKA--Diam-diam Yamaha mempersiapkan desain motor yang berbeda untuk menghadapi perubahan regulasi teknis musim depan. Yang paling kentara adalah dipindahnya tangki YZR-M1 ke bagian buritan. Apa gunanya?

Jika pada generasi 2015 saluran pengisian BBM (bahan bakar minyak) berada di depan pembalap, sekarang ini ada di belakang jok. Bentuk tangkinya belum diketahui. Namun dari mayoritas motor yang ada di kelas premium ruang penyimpan BBM tersebut ada tepat di bawah tempat duduk pembalap.Katsuyuki Nakasuga rider uji Yamaha untuk kali pertama menggunakan desain tangki ini Oktober lalu di GP Jepang saat membalap dengan wildcard. Start dari posisi 15 dia finis kedelapan dalam balapan basah.

Juara dunia MotoGP 2015 Jorge Lorenzo dan rekan setimnya Valentino Rossi juga sudah pernah menjajalnya. Tepatnya saat tes privat Yamaha di Aragon September lalu. Kemudian dicoba lagi di Valencia bulan lalu.Saat itu Lorenzo tak  membantah jika motor yang dijajal di Aragon merupakan hasil adaptasi dengan ban Michelin. “Tangkinya di belakang, di belakang jok. Sebelumnya kan di depan. Ini untuk mendapatkan performa terbaik,” ucapnya memastikan di tengah uji coba akhir musim di Valencia. Hanya Yamaha yang terlihat menggunakan desain tangki di belakang.

Bridgestone yang mundur sebagai pemasok tunggal MotoGP sejak akhir musim 2015 punya stabilitas cengkeraman pada roda depannya. Sedangkan Michelin justru sebaliknya. Setelah melalui beberapa kali uji coba para rider menyebut ban belakang begitu dominan.Karena itu pula, sejumlah pengamat percaya distribusi berat motor harus dipindahkan ke depan untuk mengompensasi lemahnya grip ban depan. Tapi apakah itu alasan pemindah tangki M1 ke belakang? Manajer Tim Lorenzo, Wilco Zeelenberg tak membantahnya. Namun yang pasti pemindahan tersebut karena untuk musim 2016 regulasi teknis menyebutkan adanya penambahan BBM dua liter: dari 20 menjadi 22 liter.

Penambahan BBM hingga dua liter diperlukan untuk mengurangi gap kecepatan antara motor yang menggunan ECU buatan pabrikan dengan model standar hasil pengembangan Magneti Marelli. Sistem ECU yang baru tersebut dinilai boros BBM“Sebenarnya (penambahan ruang tangki tersebut) bisa diletakkan dimana-mana. Tapi tidak bisa lebih ke depan lagi,” imbuhnya dikutip Crash, Di bagian depan sudah terpasang airbox alias filter udara yang bentuknya tidak bisa diperkecil lagi. Karena bisa memengaruhi sirkulasi udara ke mesin.

Zeelenberg belum memastikan bahwa setingan tangki BBM di belakang ini bakal dipakai untuk musim depan. Karena masih harus melewati serangkaian uji coba karena Yamaha sedang mencari distribusi berat motor yang pas dan perancangan geometri untuk mengadaptasi ban Michelin musim depan. Untuk musim depan berat motor juga kembali dikurangi dari 158 menjadi 157 kilogram. (cak)

Berita Terkait