Tangkapan Terus Menurun

Tangkapan Terus Menurun

  Kamis, 20 Oktober 2016 09:30

Berita Terkait

Produksi Temet Sulit Bahan Baku

PUTUSSIBAU-Hasil tangkapan nelayan sungai dan danau di wilayah Kapuas Hulu terus menurun. Jika ada panen yang berlimpah, itu hanya bersifat musiman (temporer). Akibatnya, pelaku industri rumah tangga pembuatan kerupuk basah (temet) dan kerupuk kering kesulitan bahan baku ikan. Untuk itu, pemerintah daerah harus berusaha meningkatkan produksi ikan yang bersifat kontinuitas.

“Tidak ada over produksi ikan di Kapuas Hulu. Panen raya yang dilakukan Bupati di desa Tembang Kecamatan Bunut Hilir itu sifatnya temporer saja,” terang Harun Ismail, pejabat mewakili (PJW) Kadis Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kapuas Hulu, Rabu (19/10) siang. Dia mengakatan, justru terjadi pengurangan hasil tangkapan nelayan sungai ataupu danau yang diakibatkan berbagai faktor.

Saat ini, kata pria yang menjabat sebagai Kabid Perindustrian pada Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindakop). Para pelaku home industri pembuatan kerupuk basah dan kering krisis bahan baku ikan dan itu bisa dicek langsung kepada pelaku usahanya. Harun membandingkan, jika 10 tahun lalu ikan yang digunakan besar-besar, sekarang ikan kecil juga  dimanfaatkan oleh nelayan.

Itu dikarakana, nelayan sulit mendapatkan tangkapan yang banyak dan hasil tangkapannya juga tidak besar, melainkan ikan kecil-kecil. Oleh karena itu, perlu keseriusan dari pemerintah daerah untuk meningkatkan hasil produksi nelayan.

“Yang terjadi saat ini panen berlimpah pada waktu tertentu saja, tidak kontinuitas. Yang dibutuhkan kontinuitas produksi supaya usaha rakyat lancar,” paparnya.

Dikatakan Harun, permintaan kerupuk basah dari luar daerah sangat tinggi. Masing-masing home industri bisa mengirim ribuan potong (lungkung) kerupuk basah ke luar daerah.

“Momen FSBM di Singkawang, dipesan 2000 potong kerupuk basah,” jelasnya. Nah, kata dia lagi, jika bahan baku dasar yak ikan tak tersedia, tentu pelaku usaha kesulitan. Oleh karenanya produksi ikan harus ditingkatkan.

Menurut Harun, harga ikan tidak pernah jatuh, karena kebutuhan daging ikan bagi pelaku usaha kerupuk basah sangat tinggi.Yang terjadi adalah kekurangan daging ikan yang berkualitas. Karenanya peningkatan produksi ikan harus diupayakan.Baik melalui sungai dan danau, maupun didarat dengan sistem budidaya kolam ikan.

“Kami diindustri tentu siap bergerak jika produksi bagus,”ucapnya.(aan)

Berita Terkait