Tanam Seribu Pohon

Tanam Seribu Pohon

  Senin, 18 April 2016 09:23
LEBIH HIJAU: Edi R Kamtono saat melakukan penanaman pohon. Tujuan penanaman untuk mewujudkan Pontianak berkualitas, dalam arti hijau, teduh, bersih dan segar. Mirza/Pontianak Post

PONTIANAK-Wakil Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono bersama warga Jalan Suka Mulya, Kecamatan Pontianak Kota, gotong royong menanam seribu pohon berbagai jenis, di lingkungan setempat, Minggu (17/4). Penanaman pohon dilakukan agar wilayah tersebut lebih hijau. Seusai penanaman ia juga mengimbau agar masyarakat tidak memangkas pohon tanpa izin pemerintah.

"Seluruhnya ada seribu pohon kita tanam. Untuk jenisnya ada mahoni, trambesi, Tanjung, pucuk merah dan ada beberapa lagi," ucapnya usai penanaman pohon bersama masyarakat. Ia mengapresiasi animo masyarakat setempat begitu tinggi ketika pelaksanaan gotong royong menanam pohon berlangsung. Selain pihak masyarakat setempat, pelajar dari SMA 8 juga ikut berpartisipasi.

Tujuan penanaman pohon lanjutnya demi mewujudkan Pontianak berkualitas dalam arti hijau, teduh, bersih dan segar. Apabila banyak pohon tumbuh maka lingkungan menjadi hijau, sehingga Pemkot dapat mewujudkan visi misi menjadi kota khatulistiwa berwawasan lingkungan.

Dia mengungkapkan, tiap pohon yang di tanam juga dipasang plang, dan diberi nama. Gunanya agar masyarakat dapat tahu jenis tanaman tersebut. "Itu kita lakukan sejak 7-8 tahun lalu," tukasnya.  Menurut data, secara keseluruhan ada 42 ribu jenis pohon yang telah teridentifikasi. Pendataan tersebut lanjut Edi sudah dilakukan 25 tahun lalu dengan dominasi terbanyak jenis pohon tanjung. 

Dia juga mengingatkan kepada semua masyarakat agar tidak menebang pohon sembarangan. Apabila tanaman tertsebut dikira dapat membahayakan, ia meminta untuk warga melakukan koordinasi dengan dinas terkait. “Jangan main tebang tanpa sepengetahuan pemerintah. Ini beberapa kali kerap terjadi. Al hasil, si penebang kita kenakan sanksi,” tegasnya.

Tahun 2015, lanjut Edi, kurang lebih ada 40 an warga dikenakan tipiring akibat menebang pohn tanpa izin pemerintah. Pepohonan di tanam, agar Pontianak dapat menjadi hijau. Kalau bisa tidak ada celah kota yang tidak tertanami pohon. “Kalau ada kosong harus diisi terus, agar lingkungan menjadi hijau, teduh dan segar,” ungkapnya.(iza)