Tanam 1.000 Pohon Mangrove

Tanam 1.000 Pohon Mangrove

  Selasa, 26 April 2016 09:25
BIBIT: Branch Manager PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Noodle Pontianak, B Djoko Iriono menyerahkan bibit mangrove kepada Camat Sungai Pinyuh, Rochmat Effendy.ISTIMEWA

Berita Terkait

SUNGAI PINYUH- Memperingati hari bumi 2016, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Noodle Pontianak bekerjasama dengan MMC dan Pemerintah Kecamatan Sungai Pinyuh melaksanakan aksi penanaman 1000 pohon mangrove, Minggu (24/4) pagi di pesisir pantai Sungai Pinyuh.

Kurang lebih 170 orang berpartisipasi dalam aksi penanaman mangrove tersebut. Mereka berasal dari karyawan Camat Sungai Pinyuh beserta jajaran Muspika, Pokdarwis, PT Indofood, GenBI, Oi Mempawah, Pramuka, King Ratle Club dan element masyarakat di Kecamatan Sungai Pinyuh.

Sebelum pelaksanaan aksi, terlebih dahulu secara simbolis dilakukan penyerahan bibit mangrove sebanyak 1000 pohon dari Branch Manager PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Noodle Pontianak, B Djoko Iriono kepada Camat Sungai Pinyuh, Rochmat Effendy.

“Aksi penanaman ini melanjutkan program kerjasama yang telah terjalin dengan MMC yang pada tahun ini telah memasuki tahun kedua. Melalui program ini, Indofood membuktikan kontribusi dan komitmennya untuk menjaga kelestarian lingkungan,” kata Djoko.

Kedepan, Joko menyebut pihaknya senantiasa berusaha meningkatkan kontribusi untuk menjaga kelestarian lingkungan melalui program-program CSR yang telah ditetapkan pihaknya. Baik itu dalam bentuk penanaman mangrove maupun kegiatan penyelamatan lingkungan lainnya.

“Hari ini, kami membawa 50 orang untuk berpartisipasi dalam aksi penanaman dan membersihkan area pesisir pantai dari sampah. Semoga kedepan program ini akan terus berlanjut. Kami juga sudah melakukan penandatanganan MoU dengan MMC dalam menjaga kawasan pantai di pesisir Kabupaten Mempawah dari ancaman abrasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Camat Sungai Pinyuh, Rochmat Effendy mengaku salut dan bangga atas kepedulian masyarakat, PT Indofood dan MMC terhadap lingkungan masyarakat di Kecamatan Sungai Pinyuh. Apalagi ancaman abrasi dan kerusakan pesisir menjadi  permasalahan yang harus medapatkan penanganan serius.

“Saya sendiri pejabat Camat yang baru, sehingga belum banyak program yang diketahui. Namun, saya berusaha melanjutkan apa yang telah diprogramkan pejabat camat sebelumnya. Untuk itu, secara pribadi saya mengharapkan dukungan dan kerjasama seluruh steakholder masyarakat,” pintanya.

Rochmat mengatakan, kerusakan lingkungan disebabkan kurangnya kepedulian manusia itu sendiri terhadap kelestarian lingkungan. Maraknya pencemaran, penebangan pohon dan pengrusakan hutan secara besar-besaran berdampak terhadap perubahan iklim yang semakin tidak bersahabat.

“Makanya kegiatan penanaman mangrove ini sangat baik untuk mengembalikan ekosistem hutan agar kembali asri. Kedepan, kegiatan penyelamatan lingkungan seperti ini harus terus digalakkan dan dilaksanakan secara kontinyu. Agar lingkungan masyarakat dapat terjaga dengan baik dan terselamatkan dari dampak kerusakan,” paparnya.

Ditempat yang sama, Anggota MMC, Hardiansyah menerangkan, aksi penanaman mangrove tersebut buah kerjasama pihaknya dengan PT Indofood dan Pemerintah Kecamatan Sungai Pinyuh. Melalui dana CSR PT Indofood, pihaknya dipercayakan untuk mempersiapkan konservasi bibit mangrove.

“Keseluruhan ada 6000 bibit mangrove yang didanai CSR PT Indofood. Namun, dalam aksi hari bumi ini hanya 1000 bibit yang ditanam di Sungai Pinyuh. Sedangkan sisanya  akan kita tanam di Desa Sungai Bakau Kecil dan Sungai Purun,” tuturnya.

Dalam aksi tersebut, sambung dia, tidak hanya dilakukan penanaman mangrove melainkan juga membersihkan lingkungan pantai dari sampah. Mengingat, volume sampah diwilayah pesisir pantai sungai pinyuh itu tergolong tinggi.

“Jika tidak dibersihkan, maka sampah dapat menghambat pertumbuhan mangrove bahkan bisa membunuh tanaman mangrove itu sendiri. Untuk target jangkat panjang, kami berencana akan menanam 20 ribu mangrove dengan luasan lahan mencapai 2 ha,” tukasnya.(wah)

Berita Terkait