Takut Diserang Induknya, Anak Buaya Ini Dilepas

Takut Diserang Induknya, Anak Buaya Ini Dilepas

  Minggu, 11 September 2016 20:58

Berita Terkait

PONTIANAK--Setelah berhasil menangkap anak buaya, warga justru berinisiatif mengembalikan anak buaya ke tempat semula. Mereka khawatir induk buaya marah dan menyerang balik warga. Maklum saja tempat penemuan anak buaya dan kemunculan induknya di tempat yang biasa digunakan warga untuk mandi dan mencuci.

Penangkapak anak buaya oleh warga Jalan Selat Bali, Kelurahan Siantan Tengah, Pontianak Utara ini berawal kehebohan warga dengan kemunculan induk dan anak buaya di Sungai Kapuas tak jauh dari gudang pupuk PT. Pusri. Buaya tersebut kerap muncul pada siang dan malam hari, sehingga membuat warga sekitar tak berani mendekat ke area itu.

"Warga sekitar dibuat resah dengan kemunculan buaya ini. Kalau siang anak buaya muncul, jelang sore dan malam induk buaya yang muncul. Kini jumlah buaya semakin bertambah," ucap Lurah Siantan Tengah, Rata Ulam Silalahi, Sabtu malam.

Keresahan warga melihat kemunculan anak dan induk buaya di tepian Sungai Kapuas tak jauh dari gudang pupuk di Kecamatan Pontianak Utara akhirnya terjawab. Minggu siang, beberapa warga Gang Karimata, Kelurahan Siantan Tengah berhasil menangkap satu ekor anak buaya.

"Beberapa warga mengintai buaya ini dari jam 11 siang. Selama satu jam nunggu, akhirnya anak buaya ini muncul dan berhasil ditangkap warga," ucap Lurah Siantan Tengah, Rata Ulam Silalahi.

Diceritakan dia, saat penangkapan buaya, beberapa warga telah menunggu di steher gudang pupuk. Sekitaran satu jam nunggu, lalu anak buaya muncul dan berjemur di atas ban mobil sandaran kapal. "Melihat itu, warga bergegas menjerat anak buaya dan berhasil ditangkap tanpa perlawanan," ungkapnya.(iza)

 

 

Berita Terkait