Tahun Ini Target Rp 6 Miliar

Tahun Ini Target Rp 6 Miliar

  Kamis, 22 September 2016 09:44

PONTIANAK – PT Pegadaian (Persero) akan terus menggencarkan produk Tabungan Emas di seluruh Indonesia. Apalagi produk ini semakin banyak peminatnya. Hal ini diungkapkan oleh Deputy Bisnis Area Pontianak PT Pegadaian (Persero), Ade Harsono, kemarin (21/9).

 
“Sampai saat ini Tabungan Emas ini masih pilot project (percontohan) kita. Baru diluncurkan pada tahun lalu, tetapi peminatnya sangat banyak,” ujarnya. Ade menyebut, pihaknya menargetkan transaksi dari tabungan emas ini mencapai Rp6 miliar di Area Pontianak pada tahun ini. “Kami optimis akan tercapai,” sambungnya.

Untuk mensosialisasikan produk ini, pihaknya juga akan menggelar seminar di beberapa kabupaten dalam waktu dekat seperti yang sudah diagendakan 24 September di Kota Putussibau. Ia menargetkan pada seminar terjual sebanyak 4 kilogram emas. Selain itu beberapa kota lainnya juga akan disambangi Pegadaian untuk meningkatkan penjualan dan mengedukasi masyarakat.

Selain itu akan digelar lomba mewarnai. Hal tersebut diakui Ade sebagai strategi mendekatkan orang tua yang mendampingi anaknya agar tertarik berinvestasi emas. "Pekan terakhir bulan ini kami akan mengadakan lomba mewarnai untuk 700 peserta taman kanak-kanak dan siswa sekolah dasar sampai kelas II se-kota Pontianak," ujarnya.

Selain itu pihaknya berjanji memberikan pelayanan yang prima. Salah satunya adalah dengan bekerjasama dengan perbankan, terutama dalam pemanfaatan mesin ATM untuk membayar Tabungan Emas. “Jadi bayarnya tidak perlu ke outlet. Cukup transfer via ATM. Ke outlet hanya untuk ngeprint buku tabungan saja,” katanya.

Dia mengatakan konsep tabungan emas itu, kata dia, para nasabah dapat menabung sesuai keinginan minimal menabung Rp 5.000 sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Nasabah juga diwajibkan membuka rekening di Pegadaian dan saat menyetorkan uang tabungannya ke pegadaian akan dikonversi sesuai harga emas saat itu. Apabila nasabah sudah mengumpulkan tabungan emas yang dikonversi minimal 1,5 gram, tabungan emas dapat diambil sesuai dengan harga emas saat itu.

“Produk tersebut mengakomodir sisa uang belanja Ibu Rumah Tangga. Nasabah bisa menabung sesuai kemampuannya, kapanpun tanpa waktu yang ditentukan dan uang yang disetorkan ke pegadaian akan dikonversi dalam bentuk emas. Dengan Tabungan Emas Pegadaian setiap orang dapat melakukan investasi emas dengan leluasa dengan minimal 0.01 gram emas dan maksimal 100 gram emas pe rhari,” jelasnya.

Ade mengatakan jika seseorang membeli emas, sifatnya sudah investasi. Namun program ini skalanya lebih kecil. Adapun segmen yang di bidik kata Ade adalah mahasiswa, dan IRT yang lebih uang belanja. Lanjut dia, jika nasabah membutuhkan dana tunai, saldo emas pada rekening tabungan Anda sewaktu-waktu dapat dijual kembali ke Pegadaian.

Rekening tabungan emas sewaktu-waktu dapat dicetak menjadi emas batangan dengan pilihan kepingan 1 gram, 5 gram, 10 gram, 25 gram, 50 gram, 100 gram, dan 250 gram dan membayar biaya cetak emas sesuai dengan ketentuan biaya yang berlaku. (ars)