Tabrak Jembatan, Masuk Parit

Tabrak Jembatan, Masuk Parit

  Jumat, 16 September 2016 11:06
MENIKUNG: Mobil korban ketika berada di dalam parit setelah gagal melewati tikungan Benteng. WAHYU/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

MEMPAWAH- Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raden Kusno, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah. Sebuah mobil pribadi jenis Honda Mobilio menabrak sebuah jembatan lalu nyemplung di parit. Tidak ada korban jiwa dalam insiden yang terjadi pada Kamis (15/9) sekitar pukul 04.40 pagi itu.

Kapolres Mempawah, AKBP Dedi Agustono, S.Ik melalui Kasat Lantas Polres Mempawah, AKP Tri Budiyanto membenarkan telah terjadi kecelakaan tunggal di salah satu lokasi black spot tikungan Benteng itu. Kasat mengungkapkan, kecelakaan bermula ketika korban bernama Irta Nirin, 33 warga Citra Raya, Blok M 8/12 Rt 017 Rw 002, Dukuh Cikupak Tangerang berkendara dari Singkawang ke Pontianak.

Irta menunggai Honda Mobilio berwarna hitam dengan nomor polisi B 1842 GKI. Mobil yang dikemudikan korban membawa suami dan keluarganya dengan tujuan bandara Supadio Pontianak. Korban pun memacu kencang kendaraannya agar tiba ditempat tujuan tepat waktu.

Sesampainya di Jalan Raden Kusno Mempawah, korban melewati tikungan benteng yang selama ini dikenal salah satu titik black spot di Jalan Raya Kabupaten Mempawah. Diduga korban melewati tikungan dalam kecepatan yang cukup tinggi hingga gagal mengendalikan laju mobilnya.

Tak pelak, korban pun gagal menikung dan kendaraannya menabrak jembatan beton rumah warga setempat sebelum akhirnya nyemplung didalam parit. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden kecelakaan tunggal tersebut. Meski demikian, badan mobil tampak dipenuhi lumpur dan beberapa sisi mengalami penyok.

Warga yang mendengar suara benturan keras ketika mobil menabrak jembatan beton tersebut berhamburan keluar rumah. Warga mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mendapatkan mobil milik korban sudah terhenti didalam parit yang tak berair itu. Warga pun membantu proses evakuasi korban yang sempat terjebak didalam mobil.

 “Insiden ini kecelakaan tunggal. Korban gagal melewati tikungan benteng dan menabrak jembatan rumah warga. Lalu kemudian badan mobil terperosok ke dalam parit. Tidak ada korban jiwa, semua penumpang mobil termasuk supir dalam kondisi selamat,” terang Kasat Lantas.

Untuk itu, Tri Budiyanto mengimbau para pengguna jalan baik itu roda dua maupun empat agar senantiasa berhati-hati ketika berkendara. Taati rambu-rambu lalu lintas yang ada. Agar, pengendara dapat meningkatkan kewaspadaan ketika melwati satu ruas jalan raya.

“Misalnya dalam insiden ini, pengendara wajib mengurangi kecepatan kendaraan ketika melewati tikungan. Apalagi, tingkat kemiringandi tikungan benteng ini cukup sulit dan telah banyak menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Makanya, selalu berhati-hati dan tingkatkan kewaspadaan berkendara,” sarannya.(wah)

Berita Terkait