Taati Aturan Perparkiran

Taati Aturan Perparkiran

  Kamis, 29 Oktober 2015 09:28

Berita Terkait

KEPALA Dinas Perhubungan,Komunikasi dan Informasi Kota Pontianak Utin Srilena Candramidi menegaskan bagi pengguna kendaraan dan petugas parkir agar dapat mematuhi aturan yang telah dibuat pemerintah, satu diantaranya tentang perparkiran. Jika tak mengindahkan aturan itu, baik pengguna kendaraan dan petugas parkir dapat dikenakan sanksi tegas.“Kami telah memasang rambu larangan parkir di beberapa titik jalan, seperti di Jalan Diponegoro, Tanjungpura,serta dalam waktu dekat ini akan ada jalan lain yang akan dipasang rambu yang sama. Gunanya supaya pengguna jalan dapat mematuhi rambu tersebut,” terangnya, Rabu (28/10).

Mantan Kadisperindagkop dan UKM Pontianak itu berharap agar masyarakat dapat memahami rambu larangan yang telah dipasang, karena hak tersebut juga untuk kepentingan dan kenyamanan pengguna jalan di Pontianak.Mengenai tata perparkiran memang merupakan masalah klasik yang tak kunjung usai. Namun hal ini dapat diatasi apabila ada sinergi dari pengguna kendaraan dan juru parkirnya sendiri. Dicontohkan dia, pemasangan rambu yang melarang tiap kendaraan untuk memarkirkan kendaraan di satu tempat harus ditaati. Jalan Tanjung Pura misalnya, pada jalur sebelah kiri hanya dibolehkan untuk parkir satu kendaraan saja, itupun harus berada diluar marka jalan, jangan berada didekat garis marka. “Jika melanggar akan kami tindak tegas,” ungkapnya.
Termasuk di depan Mal Matahari nantinya sudah tidak diperbolehkan petugas parkir yang menggunakan jalan tersebut memarkir motor hingga di jalur dua. Selain petugas parkir, pemilik kendaraan juga dapat dikenakan tilang apabila melanggara aturan.  

Penindakan tegas bagi pengguna jalan dan petugas parkir yang melanggar aturan juga telah dikoordinasikan bersama Polantas. Selain Jalan Tanjungpura, dan depan Mal Matahari ia juga mengkritisi beberapa jalur yang dijadikan tempat ngetem sopir opelet, yang berada tak jauh dari Jalan Bardan.“Para sopir opelet itu menunggu penumpang di jalan umum. Ini dapat mengganggu arus lalu lintas jalan. Saya akan tempatkan dua petugas untuk mengawasi lokasi ini. Nanti sopir opelet akan di tempatkan di terminal yang telah disediakan,agar tak mengganggu jalan umum,” ungkapnya.Apabila sopir opelet tidak mengindahkan, maka akan ditilang pihak kepolisian. Saat ini tengah dalam proses di lapangan agar kedepan tidak ada penggunaan tempat parkir di jalur dua bagi kendaraan. “Bagi pengendara apabila mengetahui aturan itu ngapain melanggar. Jangan memaksaakan kehendak meletakkan kendaraannya disitu karena pengendara juga dapat kita tilang,” ancamnya. (iza)  

 

Berita Terkait