Syarat Pasangan Calon Ditetapkan

Syarat Pasangan Calon Ditetapkan

  Selasa, 24 May 2016 09:30
PENETAPAN: Ketua KPU Kota Singkawang Ramdan (tengah) memaparkan keputusan hasil pleno daftar pemilih tetap dan syarat calon perseorangan Walikota dan Wakil Walikota Singkawang tahun 2017. KPU Kota Singkawang untuk Pontianak Post

Berita Terkait

SINGKAWANG--Sekitar pukul 13.00 Wib, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Singkawang telah selesai menggelar rapat pleno tentang penetapan daftar pemilih tetap dan persyaratan pasangan calon perseorangan dalam pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Singkawang tahun 2017 mendatang.

"Penetapan rapat peleno ini merupakan tahapan dalam pelaksanaan Pemilu Walikota dan Wakil Walikota Singkawang. Ini baru penetapan dafat pemilh tetap berdasarkan peraturan KPU," ucap Kepala KPU Kota Singkawang Ramdan, Kemarin (22/5) kepada media ini.

Dia mengatakan berdasarkan rapat pleno syarat dukungan sebagai persyaratan pasangan calon perseorangan dalam Pilwako Singkawang 2017. Yakni paling sedikit mendapat dukungan 16.407 pemilih dari total dafat pemilih tetap yang berada di Kota Singkawang.

Ia menuturkan penetapan syarat dukungan pasangan calon perseorangan berdasarkan hasil rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden tahun 2014. Pada masa itu daftar pemilih secara keseluruhan berjumlah 164.069 pemilih di Kota Singkawang.

"Sesuai peratura komisi pemilihan umum bahwa jumlah dukungan paling sedikit 10 persen dari daftar pemilih tetap. Sedangkan jumlah keseluruhan pemilih mencapai 164.069 yang memiliki hak suara. Jadi, jumlah tersebut dibagi 10 persen sehingga ditemukanlah hasil 16.407 pemilih untuk syarat dukungan pasangan calon perseorangan," terangnya.

Ramdan menambahkan untuk memenuhi dukungan dari syarat pasangan calon perseorangan. Kandidat perseorangan yang akan maju dalam pemilihan Walikota dan Wakil Walikota paling sedikit harus mampu menguasai 50 persen dukungan sebaran dari lima kecamatan yang berada di Kota Singkawang. Sedangkan syarat ditetapkannya calon perseorangan Walokota dan Wakil Walikota mereka harus mampu mengumpulkan sebaran paling sedikit 3 Kecamatan di wilayah Kota Singkawang.

Dia menyatakan setelah tahapan rapat peleno ini dilaksanakan berdasarkan surat keputusan Komisi Pemilihan Umum, Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kalbar dan Keputusan Mahkamah Konsitusi. Pihaknya akan melakukan sosialisasi dan mengundang seluruh elemen masyarakat dan partai politik di Kota Singkawang. Ini dilakukan guna menyampaikan hasil rapat pleno terkait penetapan daftar pemilih tetap dan syarat pasangan calon perseorangan Walikota dan Wakil Walikota Singkawang.

Ia melanjutkan selain itu tahapan berikutnya pasangan calon perseorangan diminta untuk menyerakan syarat dukungan kepada KPU Kota Singkawang. Rencana penyerahan dukungan tersebut sudah dijadwalkan pada 6 sampai 10 Agustus 2016 mendatang di Sekretariat KPU Kota Singkawang.

"Kami akan melakukan penelitian dan analisis dukungan ganda dari tanggal 6 sampai 15 Agustus 2016. Apabila sudah memenuhi syarat minimal yang sudah ditetapkan. KPU akan menyerahkan data sebaran kepada PPS guna dilakukan proses verifikasi administrasi dan verifikasi vaktual," paparnya.

Dia menegaskan apabila di temukan pemilih yang memilih lebih dari satu pasangan calon, maka petugas verifikasi vaktual akan mempertanyakan kepada pemilih tersebut. Supaya tidak terjadi kesalahan pendataan terkait syarat calon perseorangan yang akan maju dalam pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Singkawang.

"Petugas akan mempertanyakan kepada pemilih. Ia mau memberi dukungan kepada pasangan calon yang mana, yang tidak di dukung itulah yang akan dicoret. Pemilih juga harus mengisi formulir B3, sebagai bentuk pernyataan bahwa dia tidak memilih pasangan calon lain," imbuhnya selesai menetapkan hasil rapat pleno tentang daftar pemilih tetap dan syarat calon perseorangan Walikota dan Wakil Walikota Singkawang. (irn)

Berita Terkait