Suvenir Resepsi Pernikahan

Suvenir Resepsi Pernikahan

  Selasa, 15 December 2015 06:49

Berita Terkait

PONTIANAK - Suvenir resepsi pernikahan tak melulu berbentuk pernak-pernik. Salah satu benda yang sedang digemari sebagai tanda mata pesta pernikahan adalah foto instan yang dikenal dengan istilah photo booth. Selain berfungsi sebagai kenang-kenangan, photo booth menjadikan suasana pesta makin ceria. Orang menyebutnya booth karena memang area fotonya menyerupai booth atau bilik kecil. Prosesnya pun terbilang ringkas.

 
Setelah difoto, tamu undangan hanya perlu menunggu 5—10 menit untuk memeroleh foto lengkap dengan frame karton yang cantik. Selain itu, suvenir ini bisa menggantikan buah tangan standar a.l. kipas, gantungan kunci, keramik, dan lainnya. Tingginya permintaan calon mempelai terhadap photo booth membuat peluang baru di bisnis fotografi. Di samping itu, margin keuntungan yang dijepret dari usaha ini ternyata cukup menggembirakan.

Tak heran, banyak pelaku usaha berlomba-lomba menawarkan paket-paket photo booth untuk menarik perhatian konsumen.  Salah satunya adalah Meilinda. Wanita berusia 24 tahun ini bersama teman-temannya terjun ke bidang jasa fotografi profesional, dan menyediakan pake photo booth.

Menurutnya, paket ini sedang tren untuk resepsi pernikahan. “Sedang laku untuk pengantin. Biasanya tamu undangan akan berfoto di photo booth, dan hasil fotonya langsung dicetak untuk mereka bawa. Mereka juga mendapatkan softcopynya yang bisa dipajang di media sosial,” kata dia.

Menurut dia, photo booth memang lebih mahal ketimbang paket lainnya. Namun untuk pengambilan paket lainnya, harga bisa ditekan. Dia mematok tarif paling murah Rp4 juta untuk 300 cetakan frafe foto ukuran 4R. Namun untuk paket cetakan  unlimited dan dekorasi tertentu harganya bisa tembus Rp6 juta. “Biaya bisa ditambah jika klien meminta untuk dibuatkan background khusus,” ucapnya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh pimpinan Klise Pictures Photography & Design, Rickey Joe. Pihaknya menyediakan setidaknya tiga paket photo booth. Paket pertama adalah Wedding Reception Package, berupa; 3 jam operasional, unlimited prints, soo paper frames, dan props.

Adapula paket family yang hanya 2 jam operasional dengan 300 cetakan frame. Sementara paket termahal adalah Occasional Event Package, yang jam operasional, jumlah cewtakan dan backdropnya disesuaikan dengan permintaan pemesan.

Dia meyakini bisnis ini akan terus berkembang ke depan karena klien ingin memberikan sovenir yang berbeda. Setidaknya, sovenir ini membuat tamu undangan lebih senang karena mereka merasa terlibat dalam sovenir tersebut. Sovernir pernikahan pun lebih bermakna untuk jangka panjang. Hal ini berbeda dengan souvenir kebanyakan yang bentuknya ditentukan oleh pemesan. (ars)

 

Berita Terkait