Surat Numpuk di Kantor Desa

Surat Numpuk di Kantor Desa

  Jumat, 13 May 2016 09:52
MENUMPUK: Ratusan surat yang ditumpuk petugas PT Pos Mempawah di Kantor Desa Kuala Secapah. WAHYU/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

MEMPAWAH- Sejumlah masyarakat berang dengan ulah kerja oknum pegawai PT Pos Indonesia Cabang Mempawah. Pasalnya, kiriman dokumen surat milik warga kerap tidak pernah sampai ditempat tujuan. Terungkap, ratusan lembar surat tersebut menumpuk di Kantor Desa.“Kami sangat menyesalkan kinerja oknum petugas Kantor Pos yang tidak bisa menjalankan tugasnya dengan baik. Harusnya surat atau dokumen disampaikan langsung ke alamat yang dituju. Bukannya malah ditumpuk di kantor desa,” geram warga Desa Kuala Secapah, Rudi sembari menunjukan tumpukan ratusan surat dari PT Pos, Kamis (12/5) pagi.

Rudi menceritakan terungkapnya tumpukan surat di kantor desa itu bermula ketika dirinya menunggu kiriman surat yang dikirim melalui PT Pos Indonesia. Namun, berminggu-minggu surat tersebut tak kunjung diterimanya.

“Kebetulan ada pegawai di kantor desa yang menyarankan agar saya datang ke sana (kantor desa). Sebab, menurut pegawai bersangkutan ada ratusan surat dari oknum petugas Kantor Pos yang ditumpuk di balai desa. Setelah saya cek kesana, ternyata benar surat yang ditujukan untuk saya ada di kantor desa,” bebernya.

Rudi pun mendesak agar Kepala Kantor Pos Cabang Mempawah memberikan sanksi tegas terhadap oknum pegawai yang tidak menjalankan tugasnya dengan baik. Sebab, tindakan oknum petugas itu telah mencoreng kinerja pelayanan dari PT Pos Cabang Mempawah.

“Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Sebab, dokumen surat menyurat sangat penting. Dan berikan sanksi tegas kepada oknum bersangkutan agar menjadi pembelajaran untuk pegawai lainnya,” sarannya. 

Sementara itu, Kepala Desa Kuala Secapah, Mawardi Azis membenarkan keberadaan tumpukan ratusan surat yang dikirim oknum petugas PT Pos Indonesia tersebut. Bahkan, dirinya mengatakan tindakan oknum pegawai kantor pos itu sudah berlangsung lama.

“Sudah kurang lebih 3-4 tahun ini si oknum bersangkutan melakukan tindakan tersebut (menumpuk surat di kantor desa). Kalau hanya satu atau dua surat mungkin bisa kami bantu, namun kalau sudah ratusan tentu bukan tupoksi aparatur desa,” tegasnya.

Atas tindakan itu, Mawardi mengaku sudah berupaya menyampaikan permasalahan tersebut kepada pimpinan PT Pos Indonesia Cabang Mempawah. Sebab, dirinya kerap kali mendapatkan keluhan dari masyarakat berkenaan dengan pelayanan pengiriman surat.

“Kita berharap kedepan kinerja pelayanan kantor pos bisa lebih baik lagi. Hendaknya surat-surat yang masuk dapat disampaikan kepada pemiliknya,” pintanya.

Dikonfirmasi, Kepala Kantor Pos Cabang Mempawah, Lili Candra Asih, SE membenarkan kejadian itu. Pihaknya telah menerima pengaduan dari masyarakat yang mengeluhkan pelayanan pengiriman surat. Pihaknya pun sudah mengetahui oknum petugas yang tidak melaksanakan tugasnya dengan baik itu.

“Memang benar ada oknum petugas kami yang melakukan pelanggaran SOP. Terhadap permasalahan ini, saya sudah berkoordinasi dengan jajaran dipusat untuk melakukan langkah-langkah penanganan terhadap oknum bersangkutan,” terangnya.

Lili pun memastikan pihaknya berupaya semaksimal mungkin memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat. Jangan sampai akibat ulah oknum petugas ini, mencoreng kinerja seluruh jajaran PT Pos Indonesia Cabang Mempawah.

“Kita juga tidak mau akibat ulah satu orang, mencoreng kinerja seluruh karyawan disini. Makanya kami sudah melakukan langkah-langkah penanganan untuk perbaikan pelayanan di masyarakat,” tukasnya.(wah)

Berita Terkait