Supaya Tak Dianggap Remeh

Supaya Tak Dianggap Remeh

  Rabu, 11 January 2017 09:30
OESMAN SAPTA OEDANG

Berita Terkait

JAKARTA - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Oesman Sapta Oedang (OSO) mengapresiasi langkah nyata Presiden Joko Widodo membangun perbatasan Indonesia-Malaysia di Entikong, Sanggau, Kalimantan Barat. 

Wajah Pos Lintas Batas Negara di Sanggau kini jauh lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kondisi ini membuat Indonesia tidak lagi bisa dianggap remeh oleh negara tetangga. 

"Pembangunan di perbatasan itu sangat bagus sekali supaya kita tidak dianggap remeh oleh negara tetangga," kata OSO kepada Pontianak Post,  Selasa (10/1) di Jakarta. 

OSO mengatakan, upaya pemerintah untuk membangun Indonesia dari pinggiran sebagai sebuah kebijakan ekonomi Pancasila dan berkeadilan harus didukung penuh. Apalagi, wilayah perbatasan merupakan etalase bangsa. 

"Saya mendukung itu. Supaya kita juga diperhatikan negara tetangga dan tidak dianggap sepele," kata tokoh nasional asal Kalbar yang kini menjabat ketua umum Partai Hanura tersebut. 

OSO pun menegaskan akan selalu berupaya agar pembangunan di Kalbar terus berjalan dengan baik. Dia berharap masyarakat di Kalbar harus lebih sejahtera. 

Cantiknya wajah perbatasan Indonesia-Malaysia di Entikong, disinggung Jokowi saat berpidato di HUT ke 44 PDI Perjuangan di JCC, Senayan, Jakarta, Selasa (10/1).

Jokowi mengingat dua tahun lalu gedung intansi berwenang seperti Imigrasi, Bea Cukai, karantina di sana masih buruk. 

"Dua tahun lalu, pada Desember saat saya ke Entikong yang namanya gedung Imigrasi, karantina, Bea Cukai kayak kandang, betul-betul kayak kandang. Saya tidak sampaikan kandang apa, tapi kandang," kata Jokowi. 

Melihat kondisi itu, Jokowi langsung memerintahkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimoeljono agar dalam waktu satu hingga dua pekan merobohkan gedung-gedung tersebut. Kemudian dibangun menjadi lebih baik. "Dan saya minta dua tahun menyelesaikannya," tegas Jokowi. 

Mantan gubenur DKI Jakarta ini  menegaskan, keinginan membangun gedung di perbatasan itu bukanlah karena faktor  kemewahan. "Tapi, ini adalah etalase kita, yang menjadi martabat kita," ungkap mantan Wali Kota Solo itu pada acara yang turut dihadiri OSO tersebut. 

Nah, Jokowi melanjutkan sebulan lalu gedung-gedung yang dibangun di perbatasan itu sudah diresmikan.  Dia menjamin bahwa sekarang kondisi gedung yang dibangun itu jauh lebih baik dari yang ada di Malaysia. "Yang di Entikong saya jamin lima kali lebih baik dari yang di sana (Malaysia)," tegas Jokowi. (ody)

Berita Terkait