Sungai Raya Kebanjiran

Sungai Raya Kebanjiran

  Kamis, 11 February 2016 10:10
BANJIR : Sejumlah pengendara sepeda motor tampak kesulitan saat melintas di Jalan Parit Haji Mukhsin II lantaran banjir.

Berita Terkait

KUBU RAYA – Cukup lebatnya curah hujan disertai angin kencang yang terjadi di Kabupaten Kubu Raya dan sekitarnya, Selasa (9/2) lalu  membuat beberapa ruas jalan di kabupaten itu banjir. Misalnya saja ruas Jalan Parit Haji Mukhsin II yang mengalami banjir akibat genangan air hujan dan akhirnya menganggu mobilitas warga yang melintas di sekitar jalan tersebut.  Selain menenggelamkan jalan, banjir juga merendam banyak perumahan. Kedalaman banjir kali ini jauh lebih dalam dari biasanya.

“Sejak jalan ini banjir sudah cukup banyak korban, seperti banyak pengendara yang terjatuh dari sepeda motornya karena tidak bisa melihat lubang disejumlah titik akibat jalan tergenang air,”kata salah satu warga Parit Haji Mukhsin II, Afandi kepada Pontianak Post, Rabu (10/2). Afandi menilai salah satu alasan yang membuat ruas jalan tersebut tergenang banjir akibat semakin padatnya perumahan di sekitar Jalan Parit Haji Mukhsin II sementara saluran pengairan kian menyempit sehingga air sulit mengalir. Untuk mengatasi persoalan tersebut dia berharap agar pemerintah daerah setempat bisa mencarikan solusi terbaik dengan memperbesar pengairan sehingga saat musim banjir, air yang tergenang bisa segera surut.

Pantauan Pontianak Post hingga Rabu sore (10/2), ruas jalan Parit Haji Mukhsin II masih digenangi banjir. Banyak warga terutama dari kalangan warga tionghoa yang akan berkunjung  ke rumah sanak keluarganya yang berada di kompleks jalan tersebut mengaku kesulitan saat melintasi jalan lantaran hampir sepanjang jalan Parit Haji Mukhsin II tergenang banjir. “Karena banjir jadi harus hati-hati, itupun tadi saya sempat hampir jatuh saat masuk ke Jalan Parit Haji Mukhsin II ini,” kata Stela salah satu pengendara yang melintasi  Jalan Parit Haji Mukhis II, Rabu (10/2).

Sementara itu Anggota DPRD Kubu Raya, Iqbal Asrarudin menilai untuk mengantisipasi banjir rob yang disebabkan hujan yang tinggi diikuti air pasang sebaiknya terlebih dahulu Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bisa melakukan upaya monitoring secara menyeluruh dan lebih fokus ke wilayah yang menjadi langganan banjir.Beberapa wiayah di Kabupaten  Kubu Raya yang sering mengalami banjir dan paling tinggi intensitas banjirnya terjadi disekitar Kecamatan Sungai Ambawang, Kuala Mandor B, Kubu dan Sungai Raya.

“Upaya penaganan banjir seharusnya tidak hanya pada upaya tindakan terhadap akibat dari banjir, akan tetapi jauh lebih penting melakukan upaya preventif melakukan studi dan pengamatan terkait penyebab dan  faktor-faktor pendukung terjadinya banjir, seperti mengevaluasi keberadaan kegiatan perkebunan dan tambang pihak swasta di Kubu Raya yang sebetulnya memberikan andil berkurangnya kawasan hutan yang berfungsi sebagai pengendalian air,”paparnya.

Upaya pemantauan dan penggulangan banjir menurutnya harus pula melibatkan masyarakat yakni dengan mendorong terbentuknya kelompok swadaya masyarakat ( KSM ) sadar  banjir dan kerusakan  lingkungan, kemudian sarana taktis penanganan banjir dapat diposisikan minimal di kantor kecamatan langanan banjir. Agar ketika terjadi banjir upaya penanggulangi menjadi cepat dan tepat. (ash)

Berita Terkait