Sumsel Jadi Model Nasional Pengembangan Sport Tourism

Sumsel Jadi Model Nasional Pengembangan Sport Tourism

  Sabtu, 9 April 2016 12:31
foto: www.palembang-tourism.com

Berita Terkait

MENTERI Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengapresiasi konsistensi Sumatera Selatan (Sumsel) yang mengembangkan sport tourism untuk mendongkrak angka kedatangan wisatawan.

Berbicara kepada Gubernur Sumsel Alex Noerdin di sela peluncuran International Musi Triboatton (IMT) 2016, Arief Yahya mengatakan; "Saya agak lama mengutak-atik dan menganalisa Sumsel dengan teropong pariwisata. Apa keunggulan kompetitif propinsi ini, dan destinasi yang menarik. Saya simulasi Sungai Musi versus Danau Toba. Hasilnya, draw."

Menurut Menpar, dari sisi budaya, Sumsel sangat kuat. Produk budaya nomor satu propinsi ini adalah kuliner, karena empek-empek telah mendunia. Ada fashion, dengan kain songket jumputan yang keren, tingan, dan disukai anak muda.

"Namun, ada satu poin yang membuat saya menjadikan Sumsel sebagai model sport tourism, yaitu komitmen CEO," kata Menpar. "Gubernur Alex Noerdin sangat percaya diri menggelar banyak event olahraga internasional, dan konsisten."

International Musi Triboatton 2016 bisa menjadi event perdana untuk mendukung Sumsel sebagai model pembangunan pariwisata lewat kegiatan sport tourism. Menpar meminta event ini dikemas dengan baik, dan dipromosikan optimal. "Bikin 10 event menuju Asian Games, terus promosikan," kata Menpar Arief Yahya.

Sumsel juga sudah mempersiapkan diri menjadi tuan rumah MotoGP 2018, karena gelaran olahraga otomotif di Sentul kemungkinan menimbulkan masalah. Alasannya, lahan Sentul milik swasta.**

Berita Terkait