Sumbar Tetapkan Kawasan Mandeh Jadi Destinasi Prioritas

Sumbar Tetapkan Kawasan Mandeh Jadi Destinasi Prioritas

  Minggu, 29 May 2016 12:44

Berita Terkait

GUBERNUR Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno menetapkan Kepulauan Mandeh sebagai destinasi pariwisata prioritas propinsi.

Penetapan resmi tertuang dalam surat tanggal 26 Mei 2016, yang merupakan tindak lanjut rapat koordinasi (Rakor) Propinsi Sumatera Barat yang dihadiri Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya.

"Ini sesuai arahan Menpar Arief Yahya. Saya ucapkan terima kasih kepada Menpar Arief Yahya yang peduli dengan pariwisata Sumbar," kata Gubernur Irwan Prayitno.

Menurut Gubernur Irwan, Kawasan Wisata Mandeh akan menjadi kawasan pengembangan pariwisata yang terpadu dengan kota Padang. Mandeh memiliki kelayakan menjadi kawasan wisata, yaitu amenitas, atraksi, dan aksesibilitas.

Presiden Joko Widodo sempat mengunjungi Mandeh, dan menyampaikan kekagumannya. Ia sempat berlama-lama di puncah Mandeh, untuk melihat keindahan kawasan dari ketinggian.

Saat itu, Presiden Jokowi mengusulkan Mandeh menjadi kawasan wisata keluarga. Ia juga mendesak pemerintah Propinsi Sumbar mengeksploitasi kekakayaan bahari, wisata pulau, dan selam, untuk mengaangkat perekonomian masyarakat.

Pemerintah juga secara serius memasuan Manden ke dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, untuk mempercepat pembangunan kawasan.

Kawasan Mandeh adalah gugusan puluhan pulau yang membentang seluas 18 ribu hektare di Teluk Carocok, Pesisir Selatan. Kawasan dengan topografis landan ini juga menyimpan kekayaan biota laut.

Air di pantai pulau-pulau di Mandeh sangat jernih tapi tidak berombak. Saat ini, Mandeh populer di kalangan wisatawan dalam negeri, dengan sedikit wisman menikmati resort.

Menpar Arief Yahya menyambut gembira keputusan Gubernur Irwan Prayitno. Menurut Menpar, keputusan itu adalah komitmen CEO. Setelah itu tidak ada lagi yang sulit.**

Berita Terkait