Sumbar Ditetapkan Sebagai Destinasi Halal Tourism

Sumbar Ditetapkan Sebagai Destinasi Halal Tourism

  Sabtu, 14 May 2016 18:07

Berita Terkait

MENTERI Pariwisata (Menpar) Arief Yahya memposisikan Sumatera Barat (Sumbar) sebagai destinasi wisata halal. Seluruh pemangku kepentingan; gubernur dan 19 bupati, menerima.

Kesepakatan tercapai dalam rapat koordinasi gubernur dan bupati se-Sumatera Barat pekan lalu. "Kami sepakat menjadikan pariwisata sebagai leading sector, dan kami ingin belajar mengembangkan potensi seluruh propinsi," kata Gubernur Irwan Prayitno.

Kesepakatan ini merupakan langkah maju. Sebelumnya, sejumlah kepala daerah ragu sektor pariwisata bisa menjadi penggerak perekonomian. Ada beberapa kepala daerah yang membandingkan potensi wilayahnya dengan wilayah lain, dan pesimistis pariwisata Sumbar bisa dijual.

Menpar Arief Yahya meyakinkan semua kepala daerah betapa pariwisata adalah sektor yang tak pernah mati. "Minyak sudah habis, tapi pariwisata terus berkembang," kata Menpar Arief Yahya.

Tahun 2013, masih menurut Arief Yahya, minyak dan gas menghasilkan 32,6 miliar dolar AS. Tahun 2014 turun menjadi 30 miliar dolar AS , dan 2015 anjlok menjadi 18,9 miliar dolar AS.

"Bandingkan dengan pariwisata. Tahun 2013, 10 miliar dolar AS. Tahun 2011 naik menjadi 11 miliar dolar AS, dan 2015 naik lagi menjadi 11,6 miliar dolar AS," kata Arief Yahya.

Pilihan bagi Sumbar, menurut Arief Yahya, adalah wisata halal. Riyanto Sofyan, ketua Tim Percepatan Halal Tourism Kemenpar, mengatakan ada sambutan antusias atas pilihan terhadap wisata halal.

"Sambutan positif datang dari Walikota Padang, Bukittinggi, dan Padang Pariaman," kata Sofyan. "Mereka membuka cara pikir tentang wisata halal."**

Berita Terkait