Suksesnya Pendidikan Anak, Tergantung Orang Tua

Suksesnya Pendidikan Anak, Tergantung Orang Tua

  Rabu, 11 November 2015 09:19
BELAJAR: Siswa di SD Betok Jaya, Kepulauan Karimata, saat mengikuti pelajaran di ruang kelas. Mengenai pendidikan diharapkan peran serta orang tua dan warga sekitar, dapat lebih ditingkatkan lagi untuk menyukseskan progaram wajib belajar. DANANG PARSETYO/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SUKADANA – Pentingnya memberikan pendidikan yang terbaik kepada anak tentunya tidak lepas dari perhatian serta pengawasan dari para orang tua, agar apa yang diharapakan dapat tercapai. Karena hal ini sudah menjadi kewajiban bersama, baik para guru maupun orang tua.“Iya, tentunya untuk menyukseskan pendidikan seorang anak, tidak lepas dari perhatian dan peran serta orang tua mereka masing-masing. Karena saat berada di sekolah, waktunya sangatlah tebatas yang dalam pengawasan para dewan guru,” kata kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara, Romi Wijaya, Selasa (10/11).

Menurut dia, tanpa pengawasan dari para orang tua, proses berlangsungnya pendidikan para siswa ini tidak akan berjalan mulus. Karena, dia menambahkan, bagi siswa, selain memerlukan dukungan, siswa tersebut juga perlu pengawasan saat berada di luar rumah. Dan itu, diingatkan dia, telah berada di luar jam sekolah.

“Salah satu contoh yang kita harapkan dan perlu adanya peningkatan kembali, mengenai jam berlajar di rumah. Sebaiknya pada jam belajar di rumah dapat dilakukan, agar (siswa, Red) dapat menggunakan waktu sebaik mugkin saat berada di rumah. Selain itu, para orang tua harus lebih jeli akan gerak-gerika anaknya saat berada di luar rumah, agar terhindari dari hal-hal yang tidak kita inginkan,” kata Romi.

Menurut Romi, selain peran serta orang tua sendiri, akan pentingnya peran dari masyarakat sekitar juga perlu ditingkatkan. Tentunya, dia menambahkan, hal ini dimaksudkan agar dapat membantu dalam mengawasi para siswa tersebut saat berada di luar rumah, terlebih pada malam hari.“Yang lebih kita khawatirkan, saat mereka berada di luar rumah pada malam hari. Karena seharusnya mereka berada di rumah untuk balajar, ini malah berkumpul bersama kawan-lawan lainnya, seperti di taman, pinggir jalan, maupun pantai. Untuk itu selain pentingnya peran serta orang tua, peran serta masyarakat sekitar juga penting. Hal ini diharapkan saat melihat anak remaja yang masih tergolong di bawah umur dan bersatus pelajar, berada di luar rumah hingga larut malam, berharap dapat menegur dan meminta untuk segera pulang. Karena kita tidak menginginkan terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan terhadapat mereka,” ucapnya

Mengenai hal ini, dia berharap agar semua pihak dapat bersama-sama berperan dalam menyukseskan wajib belajar, seperti yang telah diterapkan oleh pemerintah. “Semoga saja terkait  pendidikan, apa yang kita harapkan dapat berjalan dengan baik, dan kita bersama-sama untuk menyukseskan progaram pemerintah mengenai wajib belajar yang telah berjalan selama ini,” tutupnya. (dan)

Berita Terkait