Suhadi Optimis Olahraga Futsal Kalbar Bisa Berprestasi

Suhadi Optimis Olahraga Futsal Kalbar Bisa Berprestasi

  Jumat, 22 September 2017 20:18

Berita Terkait

FUTSAL merupakan olah raga yang paling digandrungi oleh anak anak muda. Kalimantan Barat memiliki potensi yang sangat bagus untuk meraih medali dalam even nasional.
Penilaian ini tentunya tidak asal asalan. Tetapi  Suhadi Sw, selaku Sekretaris Umum KONI Kalimantan Barat melihat secara langaung permainan yang disuguhkan oleh IKIP PGRI Pontianak, ketika berhadapan dengan Poliban Banjarmasin  pada acara Grand Final Liga Mahasiswa (Lima)  Futsal Bolalab.com Kalimantan Conference 2017 di Gedung Olah Raga Pangsuma Pontianak, Selasa Malam.
Melihat permainan mereka sangat bagus dan kompak, tinggal memoles sedikit dan memberikan teknik yang bisa mengacaukan lawan.
Walaupun dalam pertandingan tersebut IKIP PGRI kalah 5-4 namun kualitas bermainannya cukup baik.
Seperti apa yang disampaikan Panitia Pusat bahwa Potensi anak-anak di Kalbar cukup bagus, Hanya bagaimana memotivasi mereka dengan menyiapkan sarana dan prasarana yang memadahi.
Bayangkan saja karpet untuk lapangan Futsal yang harganya masih terjangkau, belum dimiliki oleh mereka. Padahal harganya satu meter hanya sekitar 300 ribu, ukuran lebar 8,50 meter dan Panjang 18,80 meter, tidak bisa dimiliki oleh Kalimantan Barat.


Drs. Suhadi Sw.M.Si ketika menghadiri Grand final Futsal Liga Mahasiswa Wilayah Kalimantan, banyak menerima keluhan dari panitia, diantaranya mau koordinasi untuk penggunaan Gor Pangsuma, mutar mutar tidak berujung walaupun pada akhirnya ketemu juga. Demikian juga Tribun yang sudah mulai tumbuh lumut dan jamur menandakan kurangnya perawatan dan masih banyak lagi.
Kesemuanya itu disampaikan bukan ada maksud lain selain ingin adanya perubahan yang lebih baik lagi.  Apalagi tahun depan Kalimantan Barat akan menjadi tuan rumah, tentunya kesiapan sarana dan prasarana mulai dari sekarang harus sudah diinventarisir.
Pada kesempatan tersebut Suhadi Sw didaulat untuk menyampaikan Piala dan uang Pembinaan kepada pemenang ketiga dari Pontianak. Sebelum meninggalkan Gor Pangsuma Suhadi Sw sempat dimintai komentarnya terkait masalah kualitas pemain dan kesannya terhadap Gor yang sudah mulai bersih karena dibersihkan ramai-ramai oleh para mahasiswa.**

Berita Terkait