Suhadi Apresiasi Sultan Kadryah Lakukan Gerak Jalan Santai

Suhadi Apresiasi Sultan Kadryah Lakukan Gerak Jalan Santai

  Rabu, 18 Oktober 2017 19:57

Berita Terkait

DRS SUHADI Sw, M.Si dikalangan keluarga Kraton Kadryah Pontianak bukanlah orang lain. Dia adalah anak angkat dari Bunda Laha besan dari Alhmarhum Sultan Syarif Abu Bakar Alqadrie, sejak  Suhadi masih bujangan. Saat itu dia tinggal di Kampung Arab bersama Kakande  Drs. Syarief Ismail Alqadri, Adinde Syarief Hasan Alqadrie dan para aninde lainnya.
Suhadi ikut bangga ketika Sultan Kadryah Pontianak Syarief Malvin Alqadri menyelenggarakan kegiatan gerak jalan santai. Mudah-mudahan melalui kegiatan olah raga dan kegiatan budaya, keberadaan Kesultanan Pontianak semakin eksis dan semakin dirasakan keberadaannya oleh masyarakat Kota Pontianak.
Dimulai dari kegiatan olah raga diharapkan dapat mengangkat marwah Kesultanan Kadryah Pontianak. Kedepan Kesultanan  Pontianak bisa kembali berjaya seperti tempo doeloe. Sebagai pusat siar agama, pusat budaya dan pusat perekonomian Kota Pontianak.
Untuk mewujudkan hal itu tidak bisa serta merta tetapi masyarakat sekitar harus mendukungnya, diantaranya menolak kegiatan-kegiatan yang melanggar norma hukum dan atau norma agama.
Ketika  Drs. Suhadi Sw.M.Si dipercaya menjadi PLT Kapolresta Pontianak, dia melakukan patroli malam hari di sepanjang Sungai Kapuas. Menemukan  sederet sepeda motor parkir di Jalan Kapuas Besar. Ketika ditanyakan kepada  penjaga parkir bahwa pemilik sepeda motor tersebut menyeberang ke Beting. Hal ini menunjukkan bahwa rusaknya Beting, termarjinalkannya masyarakat Beting, bukan karena orang Beting, tetapi justru orang diluar Beting.
Bagaimana untuk membersihkan stigma negatif Beting, satu diantaranya melalui kepedulian masyarakat setempat untuk menolak kegiatan-kegiatan negatif yang ada di Beting. Mengajak para seniman atau mungkin budayawan untuk melakukan pendekatan budaya melalui penggelaran Tari Khas Masyarakat setempat seperti Jepin, Tanjidor, Hadrah dan sebagainya.
Demikian juga para Habaib, Kyai Ustadz,  para sesepuh dan pinisepuh Kesultanan Kadryah Pontianak untuk dilibatkan. Sehingga mereka secara sinergi dan bersama-sama membangun dan mengembalikan kejayaan Beting seperti tempo dulu.
Pemerintah Kota Pontianak melalui Camat Pontianak Timur menggelar acara dipusatkan di halaman Kraton  Kadryah atau Halaman Masjid Jami Pontianak. Kalau semua pihak berjalan secara sinergi, permasalahan Beting dapat terselesaikan dengan baik. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengembalikan kejayaan Beting seperti tempo dulu, sangat tergantung dari Politicall Will dan kepedulian masyarakat setempat.**

Berita Terkait