Sudah, Lupakan Euforia di Eropa

Sudah, Lupakan Euforia di Eropa

  Sabtu, 16 April 2016 09:06
Chelsea vs Man City

Berita Terkait

LONDON – Lebih dari 48 jam terakhir, Manchester City belum lepas dari euforia pasca lolos ke semifinal Liga Champions untuk kali pertama sepanjang sejarah. Sampai-sampai, pemberitaan di situs resmi klub berjuluk The Citizens itu pun belum berhenti membahas Liga Champions. Tapi, euforia itu harus segera diakhiri.

Karena, nanti malam sudah ada tugas berat lagi menanti Pablo Zabaleta dkk pada lanjutan pekan ke-33 Premier League menantang Chelsea di Stamford Bridge, London. Dilansir dari situs resmi City, winger kanan City Jesus Navas meminta rekan-rekannya menyudahi euforianya di Eropa akhir pekan ini.

’’Bagaimana pun Chelsea itu tim yang berbahaya. Kami tahu kami sedang berada dalam fase tersulit, tapi kami tidak boleh terpeleset,’’ sebut Navas. City memang harus tetap waspada. Lolos ke semifinal bukan berarti jaminan kembali ke Liga Champions musim depan sudah aman di genggaman.

Malah, kans City bisa saja terancam. Meski masih terpaut empat poin dengan Manchester United, City bisa didekati rival sekotanya itu andai tumbang di London. Beberapa jam sebelum laga itu, United hanya menghadapi klub juru kunci Aston Villa sehingga terbuka peluang untuk mendulang tiga angka.

Pada pertemuan pertama di Etihad, Chelsea dihabisi tiga gol tanpa balas Agustus lalu. Tapi, malam nanti laga berlangsung di London. Dan, semusim ini City selalu menemui ganjalan jika bermain di ibukota. Selain itu, sejak berada di tangan Guus Hiddink, The Blues – julukan Chelsea – juga belum terkalahkan di kandang sendiri.

Tujuh laga home tanpa kekalahan. ’’Tapi, kami merasa percaya diri bisa mengakhirinya. Seperti yang saya bilang, kami akan menjaga bola dengan bagus dan berupaya membuat banyak peluang di depan gawang,’’ koarnya. Inilah tantangan bagi lini depan City. Sejak awal 2016, agresivitas golnya setiap bermain di kandang lawan kurang superior.

Rata-rata hanya 1,5 gol yang bisa dicetak penggawa City ke gawang lawan jika bertindak sebagai tamu. Rendahnya jumlah gol itu berbanding lurus dengan jumlah peluang per game-nya yang hanya 6,83.Untungnya, sekalipun susah dikalahkan defense Branislav Ivanovic tidak pernah mampu cleansheet.

David Silva pun meminta rekan-rekannya untuk bermain lebih efisien seperti ketika mengalahkan Paris Saint-Germain (PSG) tengah pekan lalu (13/4). Cukup dengan satu shots on goal, City bisa mencetak satu gol kemenangan. ’’Bukan hanya melawan Chelsea, pun demikian melawan Stoke City berikutnya (24/4),’’ ucap pemain sekompatriot Navas dari Spanyol itu.

Hanya kehilangan Raheem Sterling dan Vincent Kompany yang belum pulih dari cedera, City bermain dengan skuad komplet. Sebaliknya dengan The Blues – julukan Chelsea. Tim juara bertahan Premier League itu memang sudah diperkuat Diego Costa yang kembali dari larangan bermain dua laga.

 

Akan tetapi, lini tengahnya kehabisan peluru seiring dengan cederanya Eden Hazard dan Willian. Kondisi yang sama juga dialami Gary Cahill. Alhasil, untuk dua center back-nya dalam laga nanti Hiddink akan menjajal kombinasi Ivanovic dan Matt Miazga. ’’Saya harap anak-anak muda (seperti Miazga) tidak menjadikan tim ini kalahan,’’ harapnya, dikutip dari situs resmi klub.

Pelatih berkebangsaan Belanda itu meminta pemainnya seperti saat mengalahkan City di putaran kelima Piala FA, Februari lalu. Ketika itu Chelsea menggilas City yang bermain dengan tim pelapis dengan skor telak 5-1. ’’Lihatlah nanti pada saat pertandingan bagaimana reaksi para pemain muda kami,’’ lanjutnya.

Pengalaman kalah atas Swansea City (9/4) dianggap Oscar tidak boleh diulangi di laga home kali ini. ’’Kami bermain bagus malah harus kalah di hasil akhir (mendominasi penguasaan bola 60 persen tapi kalah 0-1). Kali ini jangan sampai kalah lagi. Karena laga ini penting bagi kami, tinggal enam laga tersisa musim ini,’’ beber Oscar. (ren)

Berita Terkait