Strategi Parkir Bus Slovakia Bikin Inggris Frustasi

Strategi Parkir Bus Slovakia Bikin Inggris Frustasi

  Selasa, 21 June 2016 08:52

Berita Terkait

SLOVAKIA tampil sangat pragmatis saat menghadapi Inggris pada laga terakhir Grup B di Euro 2016.

Benar saja, taktik parkir Bus pelatih Jan Kozak berbuah hasil. Inggris tak mampu menjebol gawang mereka dan hasil akhir adalah 0-0.

Slovakia memang belum tentu lolos, tapi asa mereka cukup besar menjadi peringkat tiga terbaik mengetahui sudah membuat 4 poin sejauh ini.

Kozak ternyata sudah memprediksi Inggris membuat banyak perubahan pada starter mereka. Memang The Three Lions mengganti 6 pemain starter pada laga ini.

"Ketika saya melihat laga Inggris melawan Wales dan Rusia, saya bisa memprediksi line-up mereka hari ini, itu adalah putusan yang sudah ditebak," ungkapnya pada konferensi pers.

"Inggris memiliki skuat yang sangat menyerang. Tapi, ketika kami melihat ada kesempatan meraih poin, kami akan mencoba apapun itu. Saya hanya tak menyangka mereka melakukan tekanan yang begitu dalam, sehingga mau tak mau saya membuat pergantian pemain untuk menetralisasi serangan mereka," tambah dia.

Kozak mengaku sebelumnya sudah membuat hitung-hitungan bahwa peluang meraih 4 poin hanya bisa terjadi jika mereka mengalahkan Wales. Tapi, kenyataannya, hal tersebut benar-benar didapatkan.

"Saya sangat bahagia mendapat empat poin dan kami harus menunggu apa yang akan terjadi di laga lain terkait posisi tiga terbaik. Jika memang lolos, kami akan sangat senang," tutup dia.

Inggris harus menerima hasil imbang tanpa gol ketika menghadapi Slovakia di laga terakhir grup B. 

Sebuah hasil yang membuat The Three Lions hanya finis di peringkat dua grup, walau memang tetap lolos ke 16-besar.

Manajer Roy Hodgson pun mengungkapkan perasaannya atas hasil tersebut. Dia mengungkapkan sebenarnya Inggris sudah tampil sangat baik.

"Hasil ini jelas membuat frustrasi karena kami pantas untuk menang. Pada tiga laga fase grup, kami selalu mendominasi," jelasnya pada konferensi pers. 

"Saya tahu kami akan mendapat kritik karena menguasai penguasaan bola tapi sama sekali tak berhasil mencetak gol dan membenarkan kritikan tersebut. Namun, saya yakin waktunya akan tiba ketika kami bisa memanfaatkan banyak peluang menjadi gol," tambah dia.

Pada 16-besar, Inggris jelas akan mendapat cobaan yang lebih sulit lagi. Namun, Hodgson mengaku optimistis timnya mampu melakukan hal yang lebih baik dari sekarang.

"Pada babak selanjutnya, kami akan mencoba untuk tak hanya mengontrol permainan tapi juga mencetak gol," kata Hodgson.

"Saya percaya tim akan mampu mempertahankan intensitas dan kontrol yang baik pada laga selanjutnya. Kami punya kualitas untuk memenangi sebuah laga dalam waktu normal," pungkas dia.

Laga menentukan Slovakia vs Inggris berakhir antiklimaks.

Alih-alih kedua tim bermain terbuka, Inggris terlihat mendominasi, sedangkan Slovakia melancarkan taktik parkir bus yang sempurna.

Hasil akhir 0-0 menjadi sesuatu yang kurang menyenangkan bagi Inggris yang hanya finis di Grup B sebagai runner-up. Sementara Slovakia masih berpeluang lolos sebagai peringkat tiga terbaik.

Pada laga ini ada beberapa rekor yang cukup menarik terjadi. Walau, mungkin rekor tersebut tak terlalu spesial bagi para pemain Inggris yang kecewa dengan hasil ini.

- Wayne Rooney tampil pada laga ke-20 di turnamen resmi. Hanya Ashley Cole dan Steven Gerrard yang punya rekor lebih banyak (22 laga).

- Ketika Inggris berhasil membuat 19 sentuhan di kotak penalti Slovakia, Slovakia tak sekali pun bisa masuk ke kotak penalti Inggris.

Inggris membuat enam perubahan pada starter melawan Slovakia dari pertandingan sebelumnya. Terbanyak setelah mereka mengalahkan Spanyol 2-1 pada 1980.

- Laga terakhir Inggris di Geoffrey-Guichard Stadium ternyata juga berakhir imbang. Itu terjadi pada 1998 kala mereka imbang 2-2 dengan Argentina.

- Tujuh dari delapan gol Inggris ke gawang Slovakia biasanya terjadi di atas menit 60. Tapi, hal itu gagal terjadi pada laga ini.

- Inggris membuat total 29 tembakan pada laga ini. Terbanyak dari semua laga Euro 2016 sejauh ini, tapi nihil gol.

- Inggris masuk jajaran tim tak terkalahkan sepanjang sejarah Euro dengan 10 laga. Menyamai Jerman, Belanda dan Italia, pun hanya kalah dari Spanyol (14 laga).

- Inggris sudah 5 kali imbang tanpa gol pada kompetisi Euro. Peringkat kedua terbanyak setelah Italia dengan 8 kali.

- Pada tiga laga melawan Slovakia sebelumnya, Inggris selalu menang (2-1, 2-1, 4-0). (rap/JPG)

Liputan Khusus: 

Berita Terkait