Story On My Hair

Story On My Hair

  Kamis, 11 Agustus 2016 10:40

Berita Terkait

 

Banyak perempuan yang rela menghabiskan uang demi menunjang penampilannya agar lebih menarik karena faktanya penampilan itu penting. First impression orang menilai kita ya dilihat dari penampilan mulai dari ujung kaki sampai ujung rambut. Apalagi rambut sering diumpamakan sebagai mahkota yang tak ternilai harganya bagi perempuan, termasuk Dheliz Fahratunnisa. Berbagai jenis gaya dan trend rambut telah dicoba, termasuk trend hair coloring yang semakin booming belakangan ini.

Selain menjadi sosok yang unik, menerut cewek yang kerap disapa Fahra ini, merubah warna rambut dapat merubah image-nya sesuai dengan warna rambut yang dipilih. Seperti warna blonde yang sedang digunakannya sekarang membuat doi menjadi sosok yang cheer up. Doi pernah mengecat rambut dengan warna ombre pink, brown, mix two color pink tosca dan next color yang pengen doi coba adalah full pink karena doi termasuk pink addicted. Weleh-weleh, jadi penasaran dengan warna rambutnya nanti.

Hobi coloring rambut timbul semenjak lulus dari bangku sekolah, ketertarikan Fahra dengan warna rambut ini ternyata diturunkan dari keluarganya yang juga hobi ngecat rambut. Sejauh ini reaksi teman-teman cewek yang ngendon di Jalan Karimata ini sih biasa aja, nggak ada yang terganggu atau risih tapi bukan berarti Fahra nggak punya pengalaman nggak enak dengan warna rambutnya. Pernah beberapa kali dilihatin dengan pandangan sinis oleh orang sekitar tak membuat gadis 17 tahun ini jera mewarnai rambutnya. Bagi doi mumpung masih muda, bebas berkreasi dengan penampilannya.

Berani coloring hair berarti harus berani juga dengan resiko seperti rambut bercabang dan rontok, karena itu harus prepare budget buat perawatannya. Fahra sendiri menyiapkan budget under 500k setiap bulannya.  Lumayan sih ya tapi demi tampil trendy dan kepuasan pribadi, apa sih yang nggak? “Punya rambut berwarna itu harus sabar dan telaten ngerawatnya, gunain shampoo dan conditioner khusus coloring hair, maskeran minimal 2 kali seminggu,” cuap gadis kelahiran 7 September 1998 ini. So, this is story behind on Fahra’s hair, how about you? (dee)

Berita Terkait