Stok Ikan Laut Cukup

Stok Ikan Laut Cukup

  Rabu, 29 June 2016 09:49
Ilustrasi

Berita Terkait

SEJUMLAH nelayan dalam beberapa hari terakhir sudah mulai bisa berangkat melaut di wilayah pesisir pantai Kota Singkawang, Kalimantan Barat.

Meskipun kondisi cuaca beberapa minggu terakhir buruk. Tetapi sekarang para nelayan sudah ada yang berangkat mencari tanggkapan ikan untuk kebutuhan hari raya Idulfitri.

 “Sudah dua hari terakhir cuaca mulai membaik. Ini dimanfaatkan oleh beberapa nelayan untuk mencari ikan dipesisir pantai,” ucap Nelayan Kelurahan Kuala Saleh, Selasa (28/6) kepada media ini.

Dia mengatakan dalam satu minggu terakhir kondisi cuaca di laut mengalami gelombang tinggi. Sehingga banyak nelayan pesisir pantai tidak bisa melaut. Dikarenakan sangat berbahaya untuk keselamatan para nelayan di wilayah pesisir pantai Kota Singkawang.

Ia menuturkan sementara ini perairan pesisir pantai mulai membaik. Sudah sebagian nelayan yang berangkat mencari ikan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Jika kondisis cuaca tetap stabil seperti ini. Dipastikan stok ikan segar dipasaran akan terpenuhi menjelang hari raya Idulfitri di Kota Singkawang.

 “Kondisi cuaca kita saat ini tidak bisa ditebak. Pagi hari cuaca cerah dan sore maupun malam hari cuaca mendung dan bahkan hujan. Ini yang menjadi kendala nelayan untuk mencari ikan saat berangkat melaut,” terangnya ayah tiga anak.

Ketua Ikatan Pedagang Pasar Ikan Alianyang Kota Singkawang Muchsin menambahkan harga ikan dipasaran tidak mengalami kenaikan harga menjelang hari raya Idulfitri. Untuk stok ikan dipasaran juga mencukupi kebutuhan masyarakat Kota Singkawang.

“Beberapa hari ini cuaca baik. Hasil tangkapan ikan juga meningkat. Sedangkan harga ikan tidak mengalami perubahan dari harga biasanya dipasaran,” terangnya ditemui saat melayani konsumen di Pasar Ikan Alianyang Kota Singkawang.

Dia menjelaskan harga ikan bervariasi karena dilihat dari besar dan kecilnya jenis ikan yang ditawarkan kepada konsumen. Harga ikan perkilogram rata-rata Rp 25 ribu sampai Rp 30 ribu dipasaran tradisional.

Ia menyatakan kendala saat ini yang dihadapi pedagang yakni daya beli masyarakat mulai menurun. Dikarenakan ekonomi masyarakat semakin melemah dengan harga pertanian karet menurun dipasaran Kota Singkawang.

“Jika harga karet meningkat. Daya beli masyarakat juga menigkat. Serta perekonomian masyarakat diprediksikan akan semakin menguat. Ini disebabkan minoritas penghasilan masyarakat adalah karet dan mayoritas penghasilan pertanian padi,” tukas ayah dua anak. (irn)

Berita Terkait