Stok Darah Minim

Stok Darah Minim

  Senin, 19 September 2016 09:30

Berita Terkait

SINGKAWANG—Sejumlah masyarakat masih mengeluhkan akan minimnya stok darah yang tersedia di bank darah Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Singkawang.

 
Minimnya stok darah sering dialami pasien di rumah sakit. Akhirnya keluarga pasien harus segera mencari para dermawan pendonor darah. Supaya pasien cepat mendapat pertolongan guna mendapat tindakan medis lebih lanjut di rumah sakit.

 “Sulitnya mendapatkan stok darah di bank darah. Kita harus mencari terlebih dahulu pendonor darah yang sesuai. Apabila terlambat memberikan penanganan. Ini sangat berbahaya untuk keselamtan pasien,” ucap Warga Kelurahan Pasiran Abdullah (43), Minggu (18/9) kepada media ini.

Dia mengatakan kekurangan persedian stok darah ini sering dialami. Namun upaya bank darah dalam mencarikan solusi terkait permasalahan kekurangan persedian daerah tidak kunjung terselesaikan dalam lingkungan masyarakat.

Ia menuturkan dengan adanya permasalahan ini, seharusnya pemerintah terkait harus bisa mencarikan solusi tentang keterbatasan bank darah. Sehingga pasien yang berada di rumah sakit mendapatkan pertolongan dengan adanya persedian darah di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Singkawang. 

 “Persedian stok darah terus saja mengalami kekurangan. Kita tidak tahu sampai kapan persoalan stok darah bisa terpenuhi. Padahal pendonor darah yang tersedia sudah cukup ramai. Tetapi tetap saja kita selalu kekurangan persedian darah,” ungkap ayah dua anak.

Ketua Persatuan Donor Darah Indonesia (PDDI) Kota Singkawang Malika Awang Ishak mengakui bahwa banyak keluhan masyarakat tentang kekurangan stok darah. Tetapi petugas tak kunjung menanggapi dan mencarikan solusi terkait persoalan bank darah yang belum tuntas guna persedian tim medis di rumah sakit umum daerah Kota Singkawang.

 “Saya akan mencoba konsultasikan dengan pihak terkait agar persoalan stok darah bisa tercukupi. Yakni langkah kongkrit selanjutnya, kita akan bentuk relawan pendonor darah di tingkat rukun tetangga. Supaya ada rasa kepedulian kita membantu sesama,” ungkapnya belum lama ini.

Dia menyampaikan minimnya stok darah yang berada di bank darah, hal itu perlu mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah daerah. Sehingga permasalahan yang dihadapi pasien cepat ditangani di rumah sakit umum negeri maupun swasta di Kota Singkawang.

Ia mengungkapkan terkait keterbatasan stok darah, pihaknya meminta kepada petugas bank darah agar bisa bekerja lebih baik. Supaya persoalan bank darah cepat diselesaikan dengan adanya kerjasama masyarakat dan pemerintah daerah di Kota Singkawang.

 “Kita juga minta kepada masyarakat yang peduli terhadap bank darah agar melakukan donor darah. Karena dengan berdonor darah kita bisa menolong sesama. Sehingga persedian stok darah bisa terpenuhi dengan semakin banyaknya dukungan dari para relawan donor darah,” ungkap Malika Awang Ishak juga sebagai Ketua Badan Pemadam Kebakaran Swasta (BPKS) Dwi Tungggal Kota Singkawang. (irn)

Berita Terkait