Stok Barang Cukup, Harga Stabil

Stok Barang Cukup, Harga Stabil

  Senin, 27 June 2016 09:26
RAPAT KOORDINASI: Asisten II Setda Kabupaten Ketapang H Farhan SE MSi didampingi Plt Kadisperindagkop dan UKM memimpin rapat stabilisasi harga barang di Pendopo Bupati Ketapang, kemarin. HUMASKAB FOR PONTIANAK POST

Berita Terkait

KETAPANG – Harga barang pangan di Kabupaten Ketapang aman dan terkendali menjelang Idulfitri 1437 Hijriah. Hal ini diungkapkan dalam rapat koordinasi stabilitas harga barang kebutuhan pokok masyarakat selama Ramadan dan menjelang Idulfitri 1437 Hijriah.

Rapat yang dipimpin langsung asisten II Setda Ketapang, H Farhan SE MSi, menghadirkan pimpinan SKPD, pengusaha distributor, dan Polres Ketapang tersebut, berlangsung di Ruang Rapat Pendopo Bupati Ketapang, Jumat malam (24/6). “Rakor ini merupakan langkah kerja SKPD terkait untuk menghadapi Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1437 Hijriah,” kata Asisten II Farhan, saat memberikan arahan kepada pimpinan SKPD dalam rapat tersebut.

Rapat koordinasi dimaksudkan Farhan agar SKPD terkait memberikan info secara komprehensif, dalam menjaga stabilitas harga barang menghadapi lebaran. “Menghadapi hari raya, segala kebutuhan meningkat dan mempengaruhi harga-harga barang,” kata dia.

Menurut Farhan, berbagai faktor yang menyebabkan terjadinya inflasi bukan saja berdasarkan permintaan dan penawaran, tetapi juga infrastruktur seperti seperti jalan dan angkutan. Dia juga menambahkan faktor lain seperti cuaca, sehingga masuknya barang bisa terlambat. “Tren dalam setiap tahun di Kalimantan Barat salah satu pemicu inflasi juga adalah harga tiket pesawat terbang,” kata Farhan.

Asisten II pun meminta kepada Dinas Perhubungan (Dishub), agar memantau harga tiket, termasuk armada angkutan seperti peswat, angkutan air speed boat dari dan ke pedelaman. “Agar Dishub menyiapkan pos pemantauan rutin terhadap angkutan,” pesan mantan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Ketapang tersebut.

Dia juga berpesan kepada Disperindag dan Bulog agar memantau  ketersediaan barang sembako, agar jangan sampai terjadi  penumpukan. Dia juga meminta agar keduanya bekerja sama dengan pihak terkait dalam melakukan razia terhadap barang-barang kedaluwarsa. Termasuk kenaikan  dan ketersediaan daging sapi, juga menjadi sorotan dia.

Terhadap pihak Pelabuhan dan Sahbandar, Farhan juga meminta aktivitas bongkar muat barang jangan sampai terganggu, sehingga menimbulkan antrean. Antisipasi tersebut, disarankan dia, dapat dilakukan dengan menyediakan pelabuhan khusus bongkar muat barang.

Pasokan dan ketresediaan BMM dan elpigi juga menjadi perhatian seriusnya. Dia mengharapkan kepada pihak Pertamina untuk menjaga pasokan dan ketersediaan BBM.

Menurutnya, berbagai upaya untuk menjaga stabilitas harga barang bisa dilakukan oleh Diskoperindag dan UKM. Hal tersebut, dikatakan dia, bisa dilakukan dengan memantau dan mengecek langsung ketersediaan bahan kebutuhan pokok. Bahkan, diharapkan dia agar pada setiap minggunya dilakukan penjualan pasar murah di beberapa kecamatan dalam membantu masyarakat menyambut Idulfitri mendatang. (afi)

Berita Terkait