Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS

Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS

  Senin, 21 December 2015 10:26
SOSIALISASI: Rudi, koordinator KPA Kabupaten Kayong Utara, saat menyampaikan Sosialisasi dan Penyuluhan Pencegahan serta Penanggulangan HIV/AIDS kepada puluhan siswa di Aula Anugrah Sukadana, Sabtu (19/12) lalu. DANAG PRASETYO/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SUKADANA – Koordinator Komisi Penggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Kayong Utara, Rudi, beralasan jika mereka menyasar generasi muda, agar mereka mengetahui sejak dini mengenai HIV/AIDS. Hal tersebut diungkapkan Rudi usai menggelar Roadshow Sosialisasi Penyuluhan Pencegahan Penanggulangan HIV/AIDS terhadap Siswa SMA se-Kabupaten Kayong Utara. Kegiatan itu sendiri berlangsung di Aula Anugrah Sukadana, Sabtu (19/12), dengan diikuti 50 siswa SMA.

Menurut dia, apa yang mereka lakukan tersebut merupakan edukasi langkah prefentif. Para generasi muda tersebut diharapkan dapat mengetahui sejak dini apa itu HIV/AIDS? Karena, diingatkan dia bahwa untuk tingkat kerawanan dari jenis yang satu ini begitu tinggi. Terlebih, dia memisalkan dengan melihat kondisi lingkungan, di mana banyak terdapat kawasan perkebunan serta pebuhan.

“Karena itu, kenapa kita lirik para generasi muda yang kita kejar? Agar mereka dapat lebih memiliki kesadaran dan lebih melihat informasi mengenai apa itu HIV/AIDS. Karena jika untuk generasi kita atau di atas kita, dikhawatirkan hanya akan ada stigma, diskriminasi saja. Makanya merekalah yang kita kejar (Pelajar, Red) agar dapat menajadi agen informasi di lingkungan sekolah, bahkan pada kelurganya, untuk menyampaikan informasi tersebut,” terangnya.

Untuk ke depannya, dia memberi saran agar mereka dilibatkan, jika ada kegiatan pemerintahan yang berhubungan dengan kondisi remaja. Karena, sambung dia, mereka merupakan lembaga semi pemerintahan serta kualitas sektoral. “Misalnya, ada Dinas terkait mengadakan kegiatan sosilisasi narkoba kepada anak remaja, sebaikanya KPA dapat juga dilibatkan. Karena untuk narkoba dan HIV dapat kita kaji bersama. Tujuannya mengingat hal ini begitu penting untuk disampaikan kepada para genarasi muda kita,” saran Rudi.

Rudi mengungkapkan jika kegitan yang mereka gelar tersebut telah dilakukan di berbagai kecamatan yang ada di Kayong Utara. Selama kegiatan mereka melibatkan para siswa, di mana mereka merupakan utusan masing-masing sekolah. “Kegiatan ini sebenarnya sudah kita lakukan sejak bulan Juli lalu, di Teluk Batang, dilanjutkan ke Simpang Hilir, bersama ibu-ibu PKK, dan untuk Pulau Maya sudah kita laksankan pula pada bulan November lalu, dan untuk Seponti sudah kita lakukan pada tahun lalu, tentunya dengan melibatkan para siswa,” terang Rudi.

Roadshow yang mereka gelar tersebut merupakan kegiatan terakhir KPAD di tahun 2015, di mana leading sector-nya berada di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kayong Utara.Sementara itu, salah satu siswa SMA Negeri 02 Sukadana, Ahmad Taufik Hidayat, mengungkapkan bahwa mereka telah menerima banyak informasi mengenai HIV/AIDS dari kegiatan tersebut. “Banyak informasi yang telah saya terima pada kegiatan ini. Bahkan, selanjutnya saya beserta teman-teman, akan kembali membuat forum untuk menyampaikan, informasi apa yang saya terima, saat mengikuti kegiatan sosialisasi penyuluhan pencegahan penggulangan HIV/AIDS di sekolah,” ungkap Ahmad. (dan)

Berita Terkait