Songsong Sail Karimata, Pemkab Latih 50 Pemandu Wisata

Songsong Sail Karimata, Pemkab Latih 50 Pemandu Wisata

  Sabtu, 14 May 2016 14:12
PENYERAHAN MATERI: Wakil Bupati Kayong Utara Idrus menyerahkan secara simbolis draf materi yang akan didapat para pemandu wisata saat membuka Pelatihan Pemandu Wisata Terpadu menyogsong Sail Selat Karimata 2016, kemarin (13/5) di Gedung Balai Praja. HUMASKAB FOR PONTIANAK POST

Berita Terkait

SUKADANA – Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Kayong Utara menghelat Pelatihan Pemandu Wisata Terpadu, kemarin (13/5) di Gedung Balai Praja Sukadana. Kegiatan yang diikuti 50 peserta tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan serta keterampilan bagi para pemandu wisata, menyongsong perhelatan Sail Selat Karimata, 15 Oktober mendatang.

Para peserta terdiri kalangan pegawai negeri, tenaga kontrak, pelajar, dan para pelaku wisata. Sementara para pemberi materi berasal dari ahli pariwisata Jogya Tourism Training Center Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta, serta Assesor Lembaga Sertifikasi Pariwisata yang berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Mereka semua sengaja didatangkan oleh Disbudparpora ke kabupaten ini.

Saat membuka kegiatan tersebut, wakil Bupati (Wabup) Kayong Utara, Idrus, memberikan pandangannya tentang peran pemandu wisata. Wabup mengingatkan bahwa mereka memiliki kewajiban untuk memberi petunjuk dan informasi yang diperlukan wisatawan. Aktivitas yang dimaksud dia, antara lain mengunjungi objek dan atraksi wisata, berbelanja, kuliner, dan kegiatan wisata lainnya.

“Wisatawan membutuhkan panduan dan arahan untuk mendapatkan apa yang diinginkannya, adalah tugas pemandu wisata untuk menemani, membimbing, menyarankan, dan melayani wisatawan di tengah-tengah ketidaktahuannya itu,” ucapnya.

Idrus juga menjelaskan mengenai peran seorang pemandu wisatawan, di mana mereka harus menerapkan prinsip sapta pesona. Sapta pesona menurut Idrus merupakan kondisi yang harus diwujudkan, dalam rangka menarik minat wisatawan berkunjung ke Kabupaten Kayong Utara.

“Sapta pesona terdiri dari tujuh surya itu aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah tamah, dan kenangan. Selain itu pemandu wisata juga diharuskan memberikan kesan yang baik bagi wisatawan, agar mereka merasa nyaman dan betah untuk tinggal lebih lama, merasa puas dengan kunjungannya, serta memberikan kenangan yang positif dalam hidupnya, sehingga akan menarik minat mereka untuk dating kembali,” tuturnya.

Wabup yang ditunjuk sebagai Ketua Panitia Sail Selat Karimata 2016, menyampaikan pesan-pesannya kepada pemandu wisata yang akan menyambut tamu-tamu luar daerah nantinya. Mereka diminta agar mampu menciptakan citra yang baik untuk kabupaten ini.

Dalam menjalankan tugasnya, menurut Idrus, pemandu wisata juga harus mampu menguasai diri, senang, segar, rapi, bersih, serta berpenampilan yang menarik. Wabup juga meminta agar mereka mampu menciptakan suasana yang gembira dan sopan terhadap tamu yang hadir pada acara Sail nantinya.

“Sebagai pemandu wisata yang baik, harus bisa memberikan pelayanan dan perlakuan yang sama kepada wisatawan, dengan tidak meminta tips atau komisi. Pemandu wisata juga harus bisa memahami latar belakang, asal usul wisatawan, serta mengupayakan untuk meyakinkan wisatawan agar mematuhi hukum, peraturan adat kebiasaan yang berlaku di tempat yang dikunjungi, serta ikut melestarikan keberlangsungan suatu objek wisata yang ramah lingkungan. Pemandu wisata juga harus memberikan keterangan yang baik dan benar, serta dapat memberikan kesan yang baik, agar wisatawan merasa puas dan dapat ikut mempromosikan kembali kepada wisatawan lainnya,” tutupnya. (dan/Humas)

 

Berita Terkait