Soal Penangkapan Siyono, Kapolri Akui Densus Langgar Protap

Soal Penangkapan Siyono, Kapolri Akui Densus Langgar Protap

  Rabu, 20 April 2016 19:50
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti. dok.JawaPos.com

Berita Terkait

Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti mengaku, anak buahnya melakukan pelanggaran saat menangkap Siyono yang berujung tewas.

Untuk itu, pihaknya telah melakukan pemeriksaan bahkan sampai dilakukan rekonstruksi dari Propam, apakah benar bisa memungkinkan terjadi perkelahian di dalam mobil.

“Dari hasil yang didapat, memang itu memungkinkan. Memang Siyono borgolnya dilepas dan dikawal 1 orang. Ini memang menyalahi Protap (Prosedur tetap) yang ada,” ungkapnya dalam rapat bersama komisi III, Rabu (20/4).

Dalam kejadian tersebut, dikatakannya, anggotanya juga menjadi korban karena ada perlawanan dari Siyono. Akan tetapi, walaupun demikian, tetap dilakukan proses hukum karena pelanggarannya adalah melakukan pengawalan tidak sesuai dengan Protap sehingga dilakukan proses kode etik.

“Memang sidang kode etik ini, tuntutan yang terberat adalah PTDH. Kemudian yang teringan adalah meminta maaf. Dari penuntut melakukan permintaan PTDH atau pemecatan. Tetapi ini tentu sangat tergantung dari hasil persidangan, keterangan saksi maupun fakta yang akan didapatkan dipersidangan,” jelasanya. (ndo/JPG)

Berita Terkait